logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 25 April 2003 Sala  
Line

Curi Motor Dibekuk Petugas

SUKOHARJO- Martin MS alias Ajir warga Dukuh Blerong, Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari dibekuk petugas Serse Polres Sukoharjo. Tersangka pencurian motor itu terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Rudy Pratiknyo SH didampingi Kasatserse AKP Minarto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah petugas mencocokkan keterangan korban, Yulianto warga Gumpang, Kartasura. Keterangan korban lalu dicocokkan dengan data di Mapolres.

''Setelah kami perlihatkan gambar tersangka, korban membenarkan,'' ucapnya.

Tidak mau membuang waktu, petugas lalu dikirim ke rumah tersangka. Namun saat itu rumah tersangka dalam keadaan tertutup. Beberapa tetangga yang ditanya membenarkan bahwa tersangka baru saja pulang dan membawa Shogun warna biru AD-5591-DT.

''Dibantu warga, kami lalu masuk ke rumah dan melakukan penggeledahan. Barang bukti sepeda motor kami temukan di dalam kamar.''

Setelah digeledah, tersangka ditemukan bersembunyi di langit- langit rumah. Melihat kedatangan petugas, dengan diam- diam dia berusaha melarikan diri. Tembakan peringatan petugas pun tidak digubris. Tak ingin kehilangan buruannya, petugas terpaksa menembak kaki kanan tersangka.''Berdasarkan pengakuannya, surat- surat kendaraan dibuang ke sungai.''

Sarang Walet

Menurut keterangan korban, peristiwa tersebut bermula ketika dia didatangi Ajir Senin (21/4) jam 15.00. Tersangka minta tolong untuk mencarikan lokasi sarang walet di sekitar Kota Sukoharjo. Terjadi kesepakatan untuk mencari lokasi itu bersama dan mereka berdua pergi berboncengan dengan mengendarai motor.

Karena waktu sudah saatnya shalat Ashar maka korban menghentikan kendaraannya di Masjid Agung Sukoharjo. Tanpa prasangka apa pun korban shalat dan motor di halaman masjid. Tersangka masuk dalam masjid bersama korban.

Tersangka sudah selesai lebih dulu dan selang 15 menit kemudian, saat korban menghampiri sepeda motornya ternyata motor tersebut sudah raib dari tempat semula.

''Dan Ajir juga tidak ada, padahal STNK, SIM C dan SIM A juga ditaruh korban di tas plastik yang ada di motor,'' katanya. (G10-14)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA