logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 25 April 2003 Jawa Tengah - Muria  
Line

16 Calon Bupati dan Wakil Lulus

  • FTNI/Polri Belum Kantongi Nama

KUDUS-Enam belas orang bakal calon bupati dan wakil bupati di Kudus masa jabatan 2003-2008 dinyatakan lulus seleksi persyaratan kelengkapan administrasi. Berkas administrasi itu hari ini diserahkan Bidang Pendaftaran ke pemimpin Panitia Pemilihan.

''Sabtu besok (26/4 pemimpin Panitia Pemilihan akan menyerahkan berkas ke setiap fraksi di DPRD,'' kata Mas'ad dari FPDI-P, kemarin.

Selain Mas'ad, anggota Panitia Pemilihan yang membidangi pendaftaran adalah Abdullah Zaini (FKB), Jayusman Arief (FR), dan Sujono KS (FPP). Mereka telah bekerja sejak 31 Maret, mulai dari pengambilan formulir, pendaftaran, hingga melengkapi persyaratan administrasi.

Mas'ad menyatakan syarat kelengkapan administrasi ke delapan bakal calon bupati dan delapan wakil bupati dinyatakan memenuhi ketentuan. ''Jadi tak ada masalah administrasi bagi ke-16 orang itu,'' ucap dia.

Yang dinyatakan lulus administrasi adalah delapan bakal calon bupati dan delapan wakil bupati. Para bakal calon bupati adalah H Musthofa S Wardoyo, HM Tamzil, Masluri, Agus Budiyanto, Norcholis, HM Amin Munadjat, Farid Bustomi, dan Djoko Nugroho.

Adapun bakal calon wakil bupati adalah Khariri MS, Tatag Anggoro, M Asyrofi Masytho, Noor Haniah, H Firman Lesmana, H Munawwar Cholil, Daru Handoyo, dan Afas Muntohar. Semula yang mendaftar sebagai wakil bupati 10 orang.

Hari terakhir pendaftaran kemarin membuat seorang calon harus merubah isi formulir. Karena, keterangan soal ijazah yang diajukan dan keterangan dalam formulir berbeda. Ijazah yang digunakan SLTA, tetapi dalam formulir tertulis gelar master. Karena itu panitia meminta dia segera memperbaiki mana yang benar, dan kemarin sudah diperbaiki.

Tetap Netral

Ketua Fraksi TNI/Polri Murdjinem menyatakan akan tetap bersikap netral. Dia menepis pendapat bahwa secara otomatis fraksinya akan mendukung Amin Munadjat, purnawirawan TNI.

Fraksinya hingga kini sama sekali belum mengantongi nama calon bupati yang akan mereka pilih. ''Pemilihannya kan baru dilaksanakan 11 Juni,'' kata dia, didampingi tiga anggotanya.

Dia mengemukakan akan menyesuaikan dengan aspirasi masyarakat dalam pemilihan bupati. Artinya, calon yang dikehendaki rakyatlah yang akan mereka dukung. Namun bukan berarti pihaknya memandang secara berbeda satu calon dan calon lain.

Dia mengingatkan personel TNI/Polri menjadi anggota DPRD atas perintah pemimpin. ''Justru karena ditugasi atasan itulah, kami harus bisa bersikap dan bekerja secara profesional,'' kata dia. (yit-42g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA