
| Jumat, 25 April 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Tak Ada Perintah Pedagang untuk Menempati Lantai II
BREBES - Pedagang Pasar Induk Bumiayu, yang menempati los darurat tidak ada perintah untuk pindah ke lantai dua Pasar Bumiayu Indah, samping utara pasar Induk yang terbakar beberapa waktu lalu. ''Mereka yang berjualan di los pasar darurat, supaya tetap berjualan disana sampai pembangunan pasar Induk selesai nanti,'' kata Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Drs H Supriyono kemarin. Supriyono merasa perlu menjelaskan perihal tersebut, karena ada kesan pihak pasar meminta pedagang yang menempati los darurat untuk pindah ke lantai atas. Di lantai II pasar Bumiayu Indah, memang ada sebagian los yang kosong. Sedang kios yang ada juga sudah ada pemiliknya, tapi sebagian tak ditempati, karena keramaian cenderung ada di lantai bawah. Kendati ada los dan kios kosong, pihak pengelola pasar tak pernah memerintahkan pedagang pindah ke lantai dua. Sebab, sejak mereka berjualan di los darurat sudah berjalan baik, dan pembeli pun sudah kembali normal. Jadi, kata Supriyono tidak akan memindah mereka, sebelum pembangunan pasar selesai 100 persen. Didampingi Kasi Ketertiban dan Kebersihan Daan Susanto SSos, Supriyono mengatakan, saat ini yang dipikirkan bagaimana pedagang dapat berjualan tenang di pasar darurat, sehingga pemkab tetap memperoleh pendapatan dari retribusi pasar. ''Konsentrasi kita ada pada target pendapatan dan menyelesaikan pembangunan pasar Induk yang November lalu terbakar,'' paparnya. Agustus Selesai Soal bangunan pasar yang baru, Supriyono memperkirakan Agustus akan selesai. Kini kondisi fisik bangunan baru mencapai 65 persen. Diharapkan pada saatnya nanti pedagang lama akan memperoleh tempat berdagang lebih baik dan nyaman. Pasar Induk Bumiayu dibangun dengan biaya Rp 3,6 miliar. Sumber dana diperoleh dari APBD II tahun 2002 Rp 1,5 miliar, tahun 2003 Rp 700 juta dan bantuan Gubernur Jateng (2002) Rp 1,4 miliar. Sesuai rencana pihak pengelola pasar tetap akan memprioritaskan pedagang lama mendapatkan tempat di los maupun kios yang tersedia. Dalam penempatan nanti, sekitar 750 pedagang akan ditata pihak pengelola pasar dan paguyuban pedagang pasar Induk Bumiayu. ''Yang jelas teknis penempatan akan bekerja sama dengan paguyuban pedagang. Pedagang lama tetap akan kembali ke posisi semula,'' paparnya. (wh-20) |