
| Jumat, 25 April 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Demo Anti Togel, Dewan Diberi Uang RecehanPEMALANG - Demo menuntut toto gelap (togel) dibubarkan yang rencananya hendak dilakukan besar-besaran kemarin berlangsung biasa-biasa saja di gedung DPRD. Namun begitu tak mengurangi perhatian umum. Apalagi pendemo mengumpulkan uang recehan dan diserahkan kepada Dewan sebagai dana pembubaran togel. Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Rakyat Anti Maksiat (Sikat) itu dimulai sejak pukul 09.00. Namun rombongan pendemo yang dipimpin Andi Rustono tidak langsung menuju ke DPRD. Tetapi berhenti di perempatan Jalan A Yani yang menuju ke DPRD. Di jalan itu mereka membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan untuk mengadakan aksi bersama-sama membubarkan togel. Kemudian sambil bernyanyi mereka sejengkal demi sejengkal maju ke gedung DPRD. Kebetulan pada saat itu sedang berlangsung rapat paripurna pengesahan LPJ Bupati. ''Kami tidak membolehkan mereka masuk karena sedang berlangsung sidang,'' ujar petugas yang menjaga mereka. Selain menyanyikan lagu-lagu protes, mereka juga menggelar tiga poster yang bertuliskan antara lain ''Bupati dan DPRD Jangan Biarkan Rakyat Miskin Karena Togel'' dan ''Bubarkan Togel dari Pemalang''. Ikut dalam pendemo seorang ibu dengan dua anaknya yang masih kecil-kecil. Dia mengaku ditinggal suaminya karena togel. ''Suami saya yang bekerja sebagai pengecer togel telah empat bulan ini tidak pulang ke rumah. Sebab ditangkap oleh polisi,'' katanya dengan menangis sedih. Disambut Kecewa Perwakilan demo ditemui Wakil Ketua Dewan Heroe Magyono, Ir Hasan Daud, Ketua Komisi E Abdul Muhaimin, mewakili Bupati Kepala Satpol PPP Drs Iman Sudiono dan Kapolsek Pemalang kota Iptu Trie Hartini SH. Kepada para pendemo Heroe mengatakan, setuju dengan aspirasi masyarakat untuk menghapus togel dari Pemalang. ''Dewan sifatnya hanya menyampaikan aspirasi. Tetapi tidak punya kekuatan untuk bertindak,'' ucapnya. Pernyataan seperti itu disambut kecewa oleh para perwakilan pendemo. Ada yang mengusulkan kalau Pemkab kesulitan memberantas togel maka agar dilegalkan saja. Sebab uang rakyat yang diserap oleh para bandar togel jumlahnya mencapai ratusan juta per malam. Bila dijumlah per tahun maka besarnya melebihi APBD. Karena tetap tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan, akhirnya pendemo melalui Andi Rustono menyerahkan uang recehan kepada Dewan yang diterima Heroe sebagai biaya untuk membubarkan togel. Uang itu dikumpulkan selama aksi berlangsung. (sf-20) |