logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 25 April 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

DPC Usut Stempel PAC yang Palsu

PURWOKERTO - Stempel PAC (Pengurus Anak Cabang) yang diduga palsu digunakan sejumlah orang untuk meminta pembekuan DPC PDI Perjuangan Banyumas. Pemalsuan stempel partai itu ditemukan pengurus DPC setelah mempelajari surat mosi tidak percaya yag dikirim forum komunikasi PAC ke DPD PDI-P di Semarang, awal pekan ini.

Ketua DPC PDI-P Banyumas Herman didampingi Wakil Ketua Sukoyo, dan sejumlah Ketua PAC kemarin menjelaskan, bukti-bukti pemalsuan stempel itu kini sedang dikumpulkan. "Kami membentuk tim investigasi yang diketuai Sukoyo," katanya.

Pemalsuan stempel partai, menurut Herman, dilakukan oleh orang-orang yang sudah tidak menghormati partai. "Masak stempel partai dipalsukan, ini sudah keterlaluan. Kami tidak bisa membiarkan perbuatan seperti ini," jelasnya.

Ketua PAC Kemranjen Sugeng Priyanto SE mengatakan bahwa stempel PAC ada di rumahnya dan tidak digunakan untuk memberi cap pada surat mosi itu. "Nama Suroso muncul di surat itu, padahal yang bersangkutan sudah mundur dari PAC," ujarnya.

Orang yang menjadi motor mosi tidak percaya, kata Herman adalah Bejo Sabar Riyadi Ketua PAC Lumbir. "Dia kini sedang menghadapi masalah internal, ada beberapa pengurus ranting yang memprotes dan meminta kepada DPC untuk memecat dia."

Kelompok yang membuat mosi tidak percaya pada DPC menyatakan, bila sampai Senin depan tidak ada penyelesaikan konflik dalam PDI-P, mereka menyatakan akan keluar dan melakukan golput dalam pemilu nanti.

Menanggapi ancaman itu Wakil Ketua DPC Sukoyo mengatakan, "Silakan saja kalau mau keluar. Keluar sekarang juga lebih baik, tidak perlu menunggu kami mengeluarkan surat pemecatan."

Tuduhan kelompok Bejo, menurut Sukoyo sangat tidak masuk akal. DPC dituduh tidak transparan dalam masalah keuangan. "Masalah keuangan akan dipertanggungjawabkan dalam Konfercab 2006, bukan sekarang. Tapi kalau dia ingin melihat catatan kas datang saja ke DPC," ujarnya.

Bagaimana mengenai hubungan DPC dan PAC yang tidak harmonis? "Justru Bejo yang tidak pernah datang dalam rapat-rapat yang kami gelar dengan PAC, padahal dia diundang. Karena tidak datang ya tidak tahu perkembangan organisasi," kata Sukoyo.

Herman mengatakan, mosi tidak percaya yang dikirimkan Bejo dkk, oleh DPP dianggap sampah. Bukti bahwa DPP tidak akan menanggapi. (in,bd-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA