logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 24 April 2003 Internasional  
Line

Badai Landa India-Bangladesh, 34 Tewas

GUWAHATI - Paling tidak 34 orang tewas dan lebih dari 2.300 lainnya terluka dalam amukan badai dahsyat yang menghantam Negara Bagian Assam, India timurlaut, kata polisi, Rabu.

Ratusan penduduk desa masih dinyatakan hilang, dan paling sedikit 20 desa yang disapu badai hebat itu berantakan. Rumah-rumah roboh, sementara pepohonan bertumbangan.

Kebanyakan korban adalah penduduk desa yang miskin di Distrik Dhubri, Assam. Distrik tersebut terletak di suatu daratan sempit yang diapit oleh Bangladseh dan Bhutan. Badai itu juga melanda Bangladesh.

Di Dhaka, ibu kota Bangladesh, badai tersebut menyebabkan banyak penebangan dibatalkan. Beberapa pesawat di bandara kota itu mengalami kerusakan parah, sehingga harus menjalani perbaikan cukup lama.

Menurut polisi setempat, ekor sebuah pesawat jumbo Airbus-300 patah, sementara dua pesawat penumpang lainnya dari tipe yang sama, sebuah Boeing-737, dan sebuah Fokker F-28 mengalami kerusakan pada badannya.

"Kami tidak tahu berapa lama waktu untuk memperbaiki pesawat-pesawat itu, tetapi para teknisi Airbus sedang dalam perjalanan menuju Dhaka dan akan berusaha memperbaiki pesawat-pesawat itu agar dapat beroperasi secepat mungkin," kata seorang pejabat bandara.

Menurut Reuters, yang mengutip penjelasan Departemen Meteorologi India, kecepatan angin badai tropis tersebut mencapai 116 kilometer per jam.

Dilaporkan, pohon-pohon dan papan-papan reklame roboh, becak-becak terbalik, dan tiang-tuang listrik tumbang. Kota Guwahati pun gelap gulita selama beberapa jam. (ed-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA