
| Kamis, 24 April 2003 | Jawa Tengah - Banyumas |
Bila Tak Ada Titik TemuDPP Golkar Dukung MusdaCILACAP-DPP Partai Golkar mendesak DPD II Cilacap mengelar musyawarah daerah (Musda), bila pertemuan lanjutan Sabtu (26/4) mendatang gagal. Agenda pertemuan itu adalah rekonsiliasi (islah) antara kubu pro dan kontra Ketua DPD II Drs Soetoro Ronoseputro. Sikap tegas DPP tersebut untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di tubuh Partai Golkar Cilacap. Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung mengungkapkan hal itu seusai mengisi acara temu kader di Alun-alun Majenang, Senin lalu. ''Kalau segala upaya masih menemui jalan buntu, langkah terakhir penyelesaiannya dikembalikan pada aturan organisasi partai. Untuk menjembatani, harus diadakan Musda, '' kata Akbar. Akbar mengatakan, desakan DPP kepada DPD II mengingat makin dekatnya proses Pemilu 2004. Semua pimpinan partai yang ada di daerah diinstruksikan untuk berkonsentrasi pada persiapan menghadapi pemilu. Pihak DPP sudah mendapat laporan dari DPD I, pertemuan 26 April sebagai langkah terakhir jalan damai untuk menyelesaikan konflik partai berlambang pohon beringin itu. ''Kita juga sudah meminta DPD I agar membantu mengatasi masalah tersebut. Bila tidak ada titik temu, DPP memberi batas waktu satu sampai dua bulan untuk menyelesaikannya melalui Musda. Kita tidak ingin masalah intern yang sebenarnya sudah jelas cara mengatasinya akhirnya mempengaruhi agenda besar partai,'' tegas Akbar. Sementara itu Ketua DPD II Soetoro ditemui secara terpisah mengatakan, pihaknya membuka diri untuk islah pada pertemuan 26 April. Bentuknya, dia menerima salah satu opsi dari kubu kontra yaitu, bersedia melakukan perombakan struktur kepengurusan dengan menambah pengurus pelaksana harian. (yud-47) |