| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 23 April 2003 |
| Pantura Primkopti Pemalang Terancam Bangkrut
PEMALANG - Primer Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Primkopti) Pemalang kini dinilai sebagian pengurus dan para anggota terancam bangkrut. Sebab, manajemen koperasi tidak profesional serta pengelolaan usaha berkesan asal-asalan. |
Pantura Bertentangan dengan Permenkes, Perda 8 /2002 Harus Dicabut MESKI sudah disahkan akhir tahun lalu, Perda Nomor 8 Tahun 2002 di Kota Pekalongan belum bisa diberlakukan. Perda tentang Retribusi Izin Penyelenggaraan Sarana Pelayanan dan Tenaga Kesehatan Swasta itu belum bisa diterima oleh kalangan pengusaha farmasi dan apoteker. Mengapa? |
|
| Pantura KMKB Bubar, Muncul KMKB Cinta Damai PEKALONGAN - Empat pendiri LSM Komite Masyarakat Kota Batik (KMKB) Kota Pekalongan menyatakan mengundurkan diri. Mereka adalah HM Luthfi SAg, Misrun, Imam Sucioto, dan Purwako. |
Pantura Peringatan Hari Bumi Batang Selatan Mendesak Dihijaukan BATANG - Bertepatan dengan Hari Bumi Internasional, 22 April, selayaknya semua pihak mencurahkan perhatian terhadap bumi yang menua. Apalagiterjadi berbagai bencana dan masalah yang tidak diketahui kapan terhenti. |
|
| Pantura Kerupuk Rambak Kulit Ikan Batang Gurih dan Tipis SALAH satu usaha kecil di Kabupaten Batang yang potensial untuk dikembangkan adalah rambak kulit ikan. Adalah Intan Mina Bahari perusaahaan pembuatan rambak atau kerupuk milik Abdul Mufid Syafii yang beralamat di Jl RE Martadinata 448 Batang yang kini produksinya selalu dicari orang. |
Pantura Dana Bergulir untuk Nelayan Tegal
TEGAL - Untuk meringankan beban hidup para nelayan yang tak bisa melaut akibat harga ikan anjlok, Pemerintah Kota Tegal melalui APBD 2003 menyediakan dana bergulir Rp 100 juta. Dana itu dikelola nelayan yang merugi karena biaya perbekalan dan hasil tak seimbang gara-gara harga ikan jatuh. |
|
| Pantura Hari Pertama Pengumuman KPUD Masyarakat Ramai Menanggapi PEMALANG - Hari pertama pengumuman calon anggota KPUD Pemalang kemarin ditanggapi masyarakat. Ke-56 calon yang diumumkan lulus seleksi administrasi disoroti asal-usulnya. Masyarakat mempertanyakan pula sikap independen tim seleksi. |
Pantura Dua Rumah Terbakar, Satu Ludes PEKALONGAN - Belum lama kebakaran hilang dari ingatan kita, kemarin pagi kembali terjadi di Kota Pekalongan. Kali ini, dua rumah terbakar, satu di antaranya ludes. Dua rumah itu milik Imam dan Bengkel Kawasaki di Jl Raya Kradenan, Kota Pekalongan. |
|
| Pantura Sikap Kritis Warga Tanggeran Jangan Dianggap Remeh PILKADES Tanggeran, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes pada 12 Maret lalu, hingga kini masih menyimpan masalah yang harus segera dituntaskan. Karena setelah pilkades, pendukung calon kades yang kalah terus melancarkan protes ke panitia pelaksana pemilihan kades dan Pemkab Brebes. |
Pantura Perusahaan Distribusi Gas Elpiji Disegel SLAWI - Perusahaan distribusi gas elpiji Pertamina, PT Dirgantara BS di Jalan Raya Km 12 Sidoarja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, disegel polisi. Penyegelan perusahaan yang beroperasi sejak tahun 1994 itu, kata Kapolres Slawi AKBP Drs M Iriawan yang didampingi Kapolsek Suradadi Iptu Sugeng, dilakukan aparat Polres Indramayu. |
|
| Pantura Kwarcab Gandeng Media Massa BATANG-Untuk meningkatkan kecakapan dan profesionalisme anggota gerakan Pramuka, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Batang akan membekali jajaran ranting dan saka dengan pengetahuan praktis kehumasan. Karena itu, dalam waktu dekat akan diprogramkan kerja sama dengan media massa. |
Pantura Objektivitas Tim Harus Dijaga BREBES - Kekhawatiran berbagai kalangan terhadap kemampuan tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) hendaknya ditangkap sebagai masukan supaya mereka bekerja hati-hati di dalam memilih figur yang akan duduk di KPU. Sebab, kalau tim tidak mampu bekerja objektif. |
|
| Pantura Baru Ditinggal Mati Suami, Kena Tipu SLAWI - Hati-hati kalau menerima pelamar kerja pembantu rumah tangga. Kalau tak waspada bisa bernasib seperti Ny Sekhawati (50). Warga Desa Adiwerna, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal kini menangisi nasibnya. Belum lama ini dia kedatangan seorang wanita umur sekitar 20 tahun di rumahnya, yang juga untuk toko dan agen koran Suara Merdeka. |
Pantura Berbekal Keterampilan Tukang Kayu, Suami Istri Mengembara PERSAINGAN hidup yang semakin ketat, mendorong banyak pemuda yang melakukan urbanisasi untuk mengadu nasib di daerah lain. Seperti yang dilakukan oleh pasangan muda suami-istri Hakim Mulyadi (23) dan Sukeni (18) asal Cihaurgelis, Indramayu (Jabar) ini. Hanya berbekal keterampilan tukang kayu keduanya mengembara ke Kota Pekalongan, tanpa modal sepeser pun. |
|
| Muria Demo Minta Izin Berjualan di Pasar Induk
BLORA- Dengan didampingi LSM Kopral, sekitar 100 pedagang kaki lima (PKL) yang setiap hari berjualan di seputar pasar induk Blora, yaitu sepanjang Jalan Mr Iskandar, Gatot Subroto, dan Sumodarsono, kemarin mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). |
Muria Percuma, Tertib tapi Tak Bisa Makan BANYAK pihak mengakui bahwa pemindahan ratusan PKL yang berjualan di seputar Pasar Induk Blora ke lokasi baru di bekas terminal (seputar Pasar Rajawali) tak semudah membalikkan telapak tangan. Terbukti, sekitar enam bulan lalu dilakukan pembersihan sekaligus penyediaan tempat baru. Namun, ternyata sia-sia Hanya beberapa saat para pedagang bertahan di tempat baru. Setelah itu mereka kembali ke tempat semula. |
|
| Muria "Ketua RT" Gunung Rahtawu PUNCAK Songolikur di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus, bisa disebut sebagai rumah kedua bagi anggota Kodim 0722 Kudus. Sebab, dapat dipastikan tiap tahun baru 1 Hijriah/1 Muharam atau 1 Sura, para tentara yang tugas di wilayah Kodim itu mendaki gunung bersangkutan. |
Muria Tata Tertib Pilbup Dikonsultasikan Mendagri KUDUS-Anjing menggonggong, kafilah tetap lalu. Pepatah itu menggambarkan keputusan DPRD Kudus bernomor 172/35/2002 tentang tata tertib pemilihan bupati dan wakil bupati masa jabatan 2003-2008. Ketentuan itu menjamin bupati dan wakil bupati terpilih tetap bisa dilantik sesuai dengan jadwal. |
|
| Muria Grenengan Benarkah Pejabat Terkotak-kotak SETELAH sekian lama tak pernah diusik, belakangan ini muncul serangan tiba-tiba dan ada kesan membabi buta terhadap jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Blora. Celakanya, serangan kali ini justru membias luas. |
Muria RSK Tayu Dipimpin Direktur Baru P A T I -Sengketa antarpengurus Yayasan Kesehatan Kristen Sekitar Muria (YKKSM) yang mengklaim sebagai pengelola Rumah Sakit Kristen (RSK) Tayu, akhirnya bisa dituntaskan. Kini rumah sakit itu dipimpin direktur definitif, yaitu dr Vensi Hasmoko, mulai Senin (21/4) lalu, |
|
| Muria Jasa Raharja Bayar Rp 8,8 M P A T I - Uang negara yang harus dikeluarkan melalui PT Jasa Raharja untuk korban kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polwil Pati, selama tahun 2002 Rp 8,8 miliar. Jumlah tersebut tidak kecil, sehingga tahun-tahun berikutnya angka kecelakaan itu harus ditekan seminimal mungkin. |
Muria Pasar Lama Pamotan Dijarah
REMBANG -Pemkab terpaksa harus membongkar bangunan pasar lama Pamotan, setelah para pedagang di pasar itu boyongan ke pasar baru. |
|
| Muria PNS dan Anggota Partai Tak Lolos Seleksi PATI - Sebanyak 53 dari 66 pendaftar anggota KPU Kabupaten Pati kemarin diumumkan lolos seleksi administrasi. Karena itu, seluruh lapisan masyarakat diimbau segera menanggapi secara tertulis ke tim seleksi di sekretariat KPU kabupaten di kompleks Stadion Joyokusumo. |
Muria Warga Semanggi Ingin Kelola Sumur Tua BLORA - Setelah Koperasi Unit Desa (KUD) Kecamatan Jepon berkeinginan mengelola puluhan sumur minyak tua di daerah kerjanya, belakangan ini sejumlah warga Desa Semanggi, Kecamatan Jepon juga berkeinginan serupa. |
|
| Muria Peninggalan Kartini Masih di Museum MESKIPUN puncak peringatan ke-124 Hari Kartini tahun 2003 sudah berlalu, tetapi sisa-sisa kegiatannya masih bisa dilihat. Bahkan pengunjung di tempat-tempat yang ada hubungannya dengan sejarah RA Kartini masih terus mengalir. |
Muria Mbah Roso Akan Ruwatan PATI - Atas rida dan perkenan Allah SWT, diminta atau tidak, Mbah Roso bersama Tim Spiritual Persatuan Paranormal Indonesia (PPI) Kabupaten Pati, akan menyelenggarakan ruwatan untuk menangkal sengkala dan karma hidup di daerah tersebut. |
|
| Kedu & DIY Bupati dan Wakil Tak Harus Putra Daerah
TEMANGGUNG- Peraturan Tata Tertib (Pertatib) Pilbup Temanggung menyebutkan, semua calon baik bupati maupun wakil bupati diisyaratkan harus mengenal dan dikenal daerah. Itu berarti, tatib tersebut mematahkan isu yang pernah muncul sebelumnya, yakni calon harus putra daerah meski kesibukannya di luar kota. |
Kedu & DIY ''Saatnya Menindak Penambang Liar'' BOROBUDUR-Pemkab Magelang sudah saatnya menindak tegas penambangan pasir liar. Apa lagi sekarang meluas sampai ke Kali Bagor (Suara Merdeka, 19/4), kawasan di atas hulu Kali Blongkeng. Ketua Badan Pengendali dan Penambangan Pasir Merapi (BP3M) Joko Sudibyo MT menyebutkan, penambang liar adalah penambang yang sama sekali tidak mengantongi izin. Bahkan ada juga penambang yang memiliki izin, melukannya di luar area yang diizinkan pemerintah. |
|
| Kedu & DIY Pengamen dan Anak Jalanan Demo YOGYAKARTA- Puluhan pengamen dan anak jalanan menggelar demo pada peringatan Hari Bumi, Selasa (22/4) kemarin. Mereka mengingatkan masyarakat agar menghargai lingkungan dan tidak melakukan hal-hal yang bisa memperparah kerusakan bumi. |
Kedu & DIY 62 Lolos Administrasi Calon KPU Tertua 71 Tahun, Termuda 22 Tahun KEBUMEN - Dari 92 orang yang mendaftar calon KPU Kebumen, tim seleksi mengumumkan ada 62 orang yang memenuhi syarat administrasi. Dari mereka, yang tertua berusia 71 tahun, dan termuda umur 22 tahun. |
|
| Kedu & DIY Harus Sesuai Aturan PURWOREJO - Sorotan terhadap pendaftaran pengurus/ anggota KPU Purworejo terus bergulir, tak terkecuali para wakil rakyat memberikan komentar. Mantan ketua Partai Keadilan (PK) yang juga sekretaris Fraksi Persatuan Keadilan Nasional (FPKN), Bambang Kusno Yulianto, menginginkan pengurus KPU adalah orang yang netral. Dia tidak setuju ada pengurus partai ikut mendaftar. |
Kedu & DIY Polda Ringkus Pengedar Ganja YOGYAKARTA- Aparat Reserse Kriminal Polda DIY, kemarin malam (21/4) menyita 10 kg daun ganja kering dan delapan gram sabu-sabu saat menggerebek Erlan (30) dan Aldi (24). Kedua tersangka menyatakan barang itu titipan seseorang warga Jakarta. Direktur Reskrim Kombes Toto Sunyoto membenarkan penangkapan yang dilakukan di Kecamatan Gondokusuman itu. |
|
| Kedu & DIY Pelimpahan Tugas Dipertanyakan MAGELANG- Fraksi Persatuan Reformis Harapan (FPRH) DPRD Kota Magelang mempertanyakan belum adanya pelimpahan tugas dan wewenang dari Wali Kota kepada Wakil Wali Kota. ''Kami hanya menanyakan kenapa hingga kini belum ada pembagian tugas,'' ujar Sekretaris FPRH R Djoko Witjaksono. |
Kedu & DIY Residivis Edi Slamet Sangkal BAP Polisi WONOSOBO- Terdakwa percobaan pembunuhan Kepala Dusun (Kadus) Krakal, Kecamatan Kejajar, residivis Edi Slamet (63) dan Suparman, ketika didengar keterangannya sebagai saksi dalam persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri Wonosobo kemarin, mengelak dan menyebutkan keterangan yang diberikan di kepolisian hanya cerita bohong. |
|
| Kedu & DIY ''Semangat Emansipisasi Dimulai dari Keluarga" KEBUMEN- Hari Kartini 21 April di Kebumen terasa grengseng-nya beberapa hari ini. Di acara radio In FM pada rubrik ''Selamat Pagi Bupati'' (SPB), hampir selalu muncul diskusi soal peranan Kartini pada era sekarang. Juga ada dialog dengan tokoh wanita dihadiri Bupati Rustriningsih. |
Banyumas 23 PAC Minta DPC PDI-P Banyumas Dibekukan
SEMARANG - Sejumlah pengurus PAC PDI-P Banyumas, Senin petang menemui pengurus DPD di Pantai Marhenis Semarang. Mereka yang mengaku didukung 23 dari 27 PAC, meminta DPD membekukan kepengurusan DPC Banyumas. |
|
| Banyumas ''Fungsionaris Terkotak-kotak'' PURWOKERTO- Selain karena kekalahan jago PDI-P dalam Pilbup Banyumas lalu, tuntutan pembekuan DPC PDI-P Banyumas juga disebabkan oleh faktor telah terkotak-kotaknya fungsionaris DPC. |
Banyumas RSUD Digoyang Korupsi CILACAP- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap kini digoyang kasus korupsi ratusan juta rupiah. Kasus ini muncul ke permukaan setelah ada pihak yang mengungkap dan melaporklannya ke Bupati H Probo Yulastoro SSos MM dan Ketua DPRD H Fran Lukman. |
|
| Banyumas Terbukti Korupsi Tujuh Karyawan PDAM Dipecat PURBALINGGA- Direksi PDAM Purbalingga menindak tegas karyawan yang melakukan kesalahan fatal. Karena melakukan penyimpangan keuangan, tujuh karyawan perusda itu dipecat tidak dengan hormat. |
Banyumas Gagal Berangkatkan TKI, Calo Ditangkap PURWOKERTO- Calo tenaga kerja yang bernama Hendra Jayadi (40), kemarin ditangkap Reserse Polres Banyumas. Dia ditangkap saat menginap di hotel Dinasty, Purwokerto. |
|
| Banyumas Tidak Ada Prostitusi di Pasar Baru Majenang MAJENANG-Pengelola pasar baru Majenang Cilacap menyatakan, keamanan di dalam lokasi pasar selalu terjamin. Mereka menepis tudingan pasar yang bersebelahan dengan terminal baru itu dipakai sebagai tempat maksiat atau prostitusi. |
Banyumas 63 Calon Lolos Seleksi PURWOKERTO- Sejumlah pendaftar yang gagal mengikuti ujian wawancara seleksi calon anggota KPUD Banyumas mempertanyakan kegagalan itu. Beberapa pendaftar yang melihat pengumuman di Sekretariat KPU mengungkapkan, mereka sudah merasa melengkapi seluruh persyaratan yang ada. |
|
| Banyumas Tanggapan Masyarakat Mulai Masuk BANJARNEGARA - Sebanyak 42 calon anggota KPUD Banjarnegara mengembalikan formulir dan berkas persyaratan pendaftaran ke sekretariat. Setelah diseleksi tinggal 31 orang yang memenuhi syarat, dua di antarannya wanita. |
Banyumas Tiga Pendaftar Anggota KPUD Dinyatakan Gugur PURBALINGGA - Sebanyak 92 pendaftar anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purbalingga dinyatakan lolos seleksi administrasi. Tiga lainnya digugurkan. |
|