| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 23 April 2003 |
|
Kekonyolan ala Naif
BUKAN Naif jika tidak mampu membuat penggemarnya tertawa terpingkal-pingkal lewat aksi panggungnya yang tentu saja heboh. Grup band yang digawangi oleh David Bayu Danang Jaya (vokal), Fajar Endang Taruna/ Jarwo (gitar), Candra Sukardi (kibod), Mohammad Emil Hussein / Emil (bas) dan Franki Indrasmoro Sumbodo/ Pepeng (drum) itu bukan hanya unjuk kebolehan lewat musik, melainkan juga lewat performance live David yang memang pandai menghidupkan suasana. |
Salawat Berzanji: Awas, Pesona Rendra!
BUDAYAWAN, dramawan, dan penyair besar; Rendra, akan menggelar pergelaran akbar bertajuk ''Shalawat Barzanji'' bersama Bengkel Teater-nya, 12-14 Mei di lapangan tenis indoor, Senayan, Jakarta. Pentas "Si Burung Merak" itu diselenggarakan atas prakarsa Harian Umum Republika berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1424 H. |
|
| Pernik Aku Maafkan, Mek ! Oleh Agung Hima TIBA-tiba kita mesti perlu memaafkan satu sama lain, ketika sebuah proses pergumulan kreativitas kesenian mengalami korsleting dan menjadi pemicu bagi berkembangnya sebuah ekosistem kesenian yang tidak sehat. |
"Slanker" Tawur di Malang
MALANG belakangan ini dibanjiri penyanyi maupun grup band berbobot. Akhir pekan lalu, di lapangan Brawijaya (lapangan Rampal), keramaian itu bertambah dengan munculnya grup musik cadas Slank yang dimotori Kaka dan Bimbim. |
|
|
Dokter dan Nyanyi Bikin Sehat
SATU lagi penyanyi cewek lahir. Dia bukan sekedar penyanyi yang tahu betul apa yang diinginkannya, tapi ternyata juga seorang mahasiswi kedokteran. ''Menjadi dokter atau penyanyi itu sama, sama-sama bikin sehat. Dokter bikin sehat fisik, nyanyi bikin sehat jiwa,'' aku Luigi yang baru saja meluncurkan album perdanya bertajuk Luigi di Musica Studio's belum lama ini. |
Pameran Lukis dan Ketoprak di Rumah Budaya Tembi
DUA pelukis andal, Yulianto Listiono dan William Kootstra, akan menggelar pameran di Balai Rupa Tembi, Jl Parangtritis, Bantul, Jumat (25/4). Keduanya akan pameran tunggal di tempat yang berbeda, meski masih dalam satu kawasan, yakni Rumah Budaya Tembi. Yulianto memamerkan karyanya di Balai Rupa Tembi I, sedangkan William Kootstra di Balai rupa II. |
|