logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 23 April 2003 Olahraga  
Line

Anis Hermawanto Tetap Terancam Sanksi

SEMARANG-Anis Hermawanto ternyata tidak bebas murni. Pemain gelandang PSIS itu masih akan terkena sanksi dari Komdis PSSI. Panitia pertandingan PSIS juga tidak bebas murni, karena dikenai hukuman percobaan, mengingat ada catatan-catatan yang harus ditaati.

Hal itu dikatakan oleh pelatih Daniel Roekito. kemarin. Dia ditunjuk mewakili PSIS dalam sidang yang digelar oleh Komdis PSSI di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin lalu.

"Hukuman untuk panitia pertandingan hanya merupakan hukuman percobaan. Artinya, panitia pertandingan harus bisa menggelar pertandingan dengan lebih tertib lagi. Kalau tidak, tentu PSSI akan langsung bertindak," jelas Roekito.

Sedangkan Anis Hermawanto tetap terkena sanksi, kendati tidak seberat yang dialami oleh Hendro Kartiko, Aples Tecuari, atau Bejo Sugiantoro.

Ketiga pemain PSIS itu juga melakukan pemukulan, bedanya mereka memukul wasit, sedangkan Anis memukul pemain. Anis memukul pemain PSDS, Gerry Baldi, karena sebelumnya dia diludahi.

"Dia harus bersiap-siap menerima hukuman itu. Mungkin dalam minggu ini putusan dari Komdis PSSI akan turun," tambahnya.

Dari apa yang didengarnya, pemain bernomor punggung 14 itu akan mendapat hukuman tambahan, kemungkinan tidak boleh main selama lima sampai enam kali pertandingan. Sedangkan ancaman denda Rp 5 juta dihilangkan.

Jadwal Ditunda

Berkaitan dengan kepentingan tim nasional, maka putaran kedua yang seharusnya dimainkan tanggal 3 Mei ditunda empat hari, sehingga baru dibuka 7 Mei. Untuk mempersiapkan diri ke Pra-Piala Asia, timnas melakukan beberapa kali uji coba.

Di dalam tim yang ditangani Ivan Kolev dengan asisten Edy Paryono itu, bercokol tiga pemain PSIS, yaitu Eko Purjianto, Agung Setyabudi , dan kiper I Komang Putra. Pada saat PSIS menjadi tuan rumah dalam pertandingan melawan Petrokimia Putra, 7 Mei, mereka sudah bisa memperkuat tim.

Roekito merasa tidak terganggu atas absennya tiga pemain pilar tersebut dalam latihan, karena kepentingan nasional adalah segala-galanya. Kompetisi adalah bagian dari kepentingan timnas.

"Tujuan utama dari kompetisi adalah untuk menyumbangkan pemain sebanyak-banyaknya bagi timnas. Tentu PSIS mempunyai kebanggaan tersendiri, karena bisa menyumbangkan pemain untuk kepentingan nasional."

Empat pemain asing sore nanti akan dimaksimalkan dengan harapan hasil PSIS lebih baik dibandingkan dengan putaran pertama. Pada putaran kedua nanti PSIS hanya mendapat jatah delapan kali bertanding di kandang, sisanya main di luar kandang.

"Ada 11 kali pertandingan di luar, sehingga dalam latihan nanti akan kami tekankan pada peragaan tampil di luar kandang. Empat pemain asing yang ada akan kami maksimalkan."

Diperkirakan pada putaran kedua nanti persaingan akan makin ketat, karena semua tim peserta telah melakukan perekrutan pemain-pemain baru. (C16-22t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA