
| Rabu, 23 April 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Normalisasi Penggaron Tunggu Kasus Tensindo
BALAI KOTA-Komisi D DPRD Kota kembali mendesak Pemkot agar segera menyelesaikan masalah tembok PT Tjahja Sari (Tensindo) yang menutupi saluran, sebagaimana diprotes warga Gebangsari, Kecamatan Genuk. ''Pemkot lamban menyelesaikan masalah tersebut,'' kata anggota komisi Ir Bambang Suprayogie, Selasa (22/4). Dia juga kembali meminta agar pimpinan Tensindo jangan ngotot. Jika mereka legawa, merelakan tanahnya untuk saluran, hal itu bisa membuka peluang kembalinya keharmonisan hubungan dengan warga. Dia menanggapi secara positif pernyataan Ketua Komisi A, Tugiran yang tidak terlalu mempersoalkan bukti-bukti yuridis, bahkan meminta Tjipto Siswoyo, bos PT itu, agar legawa. ''Pernyataan itu positif. Soalnya, jika menempuh upaya hukum, akan berlarut-larut.'' Kepala DPU Kota Ir Djoko Marsudi MTA mengatakan, pihaknya siap menormalisasi saluran sekunder Kali Penggaron yang masuk ke wilayah Genuk Indah, Kelurahan Gebangsari. Namun pelaksanaannya tidak bisa segera dilakukan karena masalah Tensindo belum selesai. Dia mengatakan, rencana detail proyek itu juga belum dibuat. Namun jika nantinya normalisasi harus dilakukan, pihaknya tetap akan mengacu pada rencana yang telah diserahkan oleh Dinas PSDA Jateng. Setelah itu pihaknya akan membuat rencana yang lebih detail, termasuk menyangkut kebutuhan anggaran. (G6-13) |