logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 23 April 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Rob Mulai Rambah Jalan Raden Patah

  • Genangan Lebih Kurang 20 Centimeter

SEMARANG TIMUR- Genangan rob atau masuknya air laut ke darat, sekitar sebulan terakhir mulai merambah ke Kelurahan Rejomulyo, Jalan Raden Patah, hingga Mlaten Trenggulun. Genangan rob setinggi lebih kurang 20 cm tersebut, terlihat di dekat SMU Karangturi hingga depan perusahaan jamu Nyonya Meneer. Genangan serupa juga terlihat di belokan Posis, yaitu pertigaan Jalan Pengapon-Jalan Kaligawe-Jalan Raden Patah.

Beberapa pengguna jalan khawatir, jika tidak segera ditangani akan membawa berbagai dampak buruk. Jalan yang tergenang, aspalnya akan cepat mengelupas. Selain itu, air tersebut dimungkinkan akan membuat kendaraan yang melalui cepat keropos.

Lurah Rejomulyo Alfonso Tuames membenarkan bahwa rob sudah mulai merambah wilayahnya. Menurutnya, warga sudah mulai resah dengan kondisi tersebut. Karena itu, pihaknya akan segera menyampaikan laporan pada Pemkot.

Secara terpisah, Kasi Operasi dan Pemeliharaan Pengairan DPU Kota Semarang Ir Fauzi MT menyatakan sudah mengetahui adanya permasalahan tersebut. Menurut dia, penanganan rob di wilayah itu menjadi satu dengan permasalahan polder Kota Lama.

Dia mengatakan, saat ini Pemkot melakukan kerjasama dengan Universitas Parahyangan Bandung dan Pemerintah Belanda untuk membuat proyek polder percontohan. Jika hal itu terealisir, diharapkan bisa mengurangi genangan di daerah seluas 150 hektare.

Terdapat beberapa hal yang akan dilakukan dalam proyek itu. Antara lain penyempurnaan sistem polder Kota Lama dan penanganan sistem polder Banger selatan. Kedua sistem tersebut seharusnya memang dipisah. Namun karena adanya kebocoran-kebocoran saluran, keduanya kini seolah-olah menyatu.

Aliran air dari saluran di Jalan Raden Patah dan sekitarnya, disedot oleh pompa dan masuk ke Kali Banger. Masalahnya, ketika terjadi rob, air dari Kali Banger berbalik ke saluran sekunder dan tersier. Ketika saluran-saluran itu sudah tidak mampu menampung, maka air limpas ke daratan, termasuk jalan.

Solusi yang sedang dirancang saat ini, di muara Kali Banger nantinya akan dipasang pintu air, sehingga rob tidak akan masuk. Sebaliknya air dari arah selatan, akan dibuang ke sungai menggunakan pompa. Jika proyek ini terealisir, diharapkan mampu mengurangi genangan seluas 150 hektare, termasuk di Jalan Raden Patah dan sekitarnya.

Penanganan Kali Banger, akan memperhatikan pula kondisi saluran yang kini mengalami pendangkalan. Karena itu selain pembersihan saluran, juga akan dilakukan pengerukan lumpur.

''Rencana proyek tersebut sedang dihitung bersama oleh Pemkot dan Universitas Parahyangan,'' kata dia. (G6-73)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA