
| Rabu, 9 April 2003 | Sala |
Argosuka Akan Jadi Terminal BusSUKOHARJO- Keberadaan Argosuka atau yang lebih dikenal sebagai lokalisasi Gunung Pare (GP) di Desa Wirogunan Kecamatan Kartasura segera tamat. Pemkab sudah memutuskan untuk memindahkan Terminal Kartasura ke tempat tersebut. Sekda HM Soeprapto mengatakan, langkah awal sudah dilalui dengan pemberian ganti rugi kepada para penghuni lokalisasi. Dana awal untuk ganti rugi membongkar bangunan dan sosialisasi mencapai Rp 2 miliar. Penerima ganti rugi adalah pemilik bangunan, kaveling dan pengontrak serta para pelacur. ''Ganti rugi sudah kami serahkan langsung kepada yang berhak di Balai Desa Wirogunan,'' katanya. Ganti rugi meliputi bangunan 92 buah dan uang saku bagi 130 pelacur Rp 200.000/orang. Selain itu, penghuni yang memiliki anak usia sekolah juga menerima bantuan, 28 anak SD menerima Rp 200.000/siswa, 24 siswa SLTP/SMU menerima Rp 300.000/siswa. Dia menjelaskan, sosialisasi tidak menghadapi kendala berarti. Pasalnya, warga menyadari tanah GP seluas 6,8 hektare adalah tanah kas Desa Wirogunan. Para penghuni diizinkan menempati dengan syarat, bila suatu saat akan dipakai pemerintah mereka rela meninggalkan tempat itu. Bongkar Sendiri Warga rela dengan pemberian ganti rugi untuk membongkar bangunan. Mereka juga mengajukan permintaan agar masjid tidak digusur. Selain itu, warga mengusulkan agar kekurangan dana pembangunan masjid Rp 2 juta dilunasi. ''Tak masalah kekurangan dana sudah kami tutup. Masjid juga digusur, hanya lokasinya mungkin dipindahkan sesuai dengan kondisi terminal nantinya,'' jelas Sekda. Pembangunan terminal baru untuk memecahkan keruwetan lalu lintas di Kartasura. Semula Pemkab mempunyai beberapa pemikiran, antara lain mengubah jalur masuk bus ke terminal. Bus dari arah Semarang dan Yogya masuk melalui pintu sebelah barat. ''Namun, setelah dibahas secara matang langkah itu hanya bisa menyelesaikan masalah dalam jangka pendek, sehingga kami abaikan.'' Dia berharap terminal baru yang menelan anggaran Rp 14 miliar sudah bisa digunakan menjelang Lebaran mendatang. Saat ini Pemkab sedang membuat desain bangunan. Selanjutnya, desain akan dimintakan persetujuan ke DPRD. ''Kami juga akan meminta masukan dari masyarakat untuk penyempurnaan desain,'' tegasnya. (G10-17k) |