
| Rabu, 9 April 2003 | Olahraga |
Kombinasi Nedved-Del Piero Jadi KunciCEDERANYA Pavel Nedved merupakan pukulan menyesakkan bagi kubu Juventus. Namun pelatih Marcello Lippi akan langsung menurunkannya, jika cederanya sembuh. Tenaga Nedved sangat dibutuhkan untuk menjebol gawang tamunya, Barcelona pada perempat final seri pertama Liga Champions Eropa. Kalau pemain Republik Ceko itu siap tampil, itu akan menjadi berita buruk buat Barca. Selama ini Nedved adalah kunci permainan. Sukses Juve musim lalu dan permainan konsistennya sejauh ini membuat La Vecchia Signora mampu memimpin klasemen Seri A Liga Italia. Kombinasi Nedved sebagai penjelajah dan penyerang lubang, ditambah ketajaman Alessandro Del Piero merupakan kunci permainan Juve. Jika keduanya bermain dalam kondisi puncak, gawang Barca dijamin bakal kebobolan. Absennya David Trezeguet, pasangan Del Piero di lini depan, takkan banyak berpengaruh. Marcelo Zalayeta yang lebih berani menusuk, diyakini mampu mengisis posisi Trezeguet. Hanya satu kelemahan striker asal Uruguay itu, yakni masih sering berlama-lama dengan bola. Di lapangan tengah, Mauro Camoranesi, Alessio Tacchinardi dan Edgar Davids makin mantap belakangan ini. Goyangan Camoranesi siap mengancam sewaktu-waktu. Tacchinardi punya tendangan keras, sedangkan Davids dikenal ngeyel. Di barisan pertahanan tak usah diragukan. Kuartet Lilian Thuram, Ciro Ferrara, Paolo Montero dan Gianluca Zambrotta adalah yang terbaik di Seri A. Ketangguhan lini belakang itu masih ditambah dengan konsistensi permainan kiper Gianluigi Buffon. Juve punya kans menang 60 berbanding 40. Di kandang sendiri, Del Piero dkk akan mendapat tambahan motivasi dari suporter fanatik mereka. Dari rekor pertemuan pun Juve lebih unggul. Dari enam kali pertandingan, Juve menang tiga kali, kalah dua kali dan sisanya seri. Belum Terkalahkan Barca yang kedodoran di kompetisi lokal, ternyata mencatat prestasi istimewa di Liga Champions musim ini. Mereka belum terkalahkan. Pelatih Radomir Antic tampaknya mulai mengenal karakter pemain dan pola yang tepat buat Xavi dkk. Di bawah polesan Antic, musuh bebuyutan Real Madrid itu baru menelan sekali kalah. Para pemain pun bertekad terus melaju untuk membayar kegagalan di kompetisi lokal. Barca punya kelebihan pada duet striker Javier Saviola dan Patrick Kluivert. Saviola pandai mencari celah dan bagus dalam penyelesaian akhir. Sementara Kluivert lebih eksplosif. Titik lemah terbuka di lini tengah dan belakang. Absennya kapten tim Philip Cocu jelas sangat mengganggu. Juan Roman Riquelme yang diplot menggantikan Cocu, agaknya belum in dengan gaya sepakbola Spanyol. Praktis hanya Marc Overmars yang bisa jadi ancaman dari lapangan tengah. Tusukannya dari sektor masih meyakinkan. Di lini belakang, pasukan Antic belum solid. Cuma kegigihan Carles Puyol yang biasanya mampu menyulitkan tekanan penyerang lawan. Tidak kalah saja sudah bagus bagi tim tamu. Perkiraan susunan pemain: Juventus (4-3-1-2): 1-Buffon; 21-Thuram, 2-Ferrara, 4-Montero, 19-Zambrotta; 16-Camoranesi, 26-Davids, 3-Tacchinardi; 11-Nedved; 10-Del Piero, 25-Zalayeta. Barcelona (4-4-2): 1-Bonano; 18-Gabri, 5-Puyol, 3-F de Boer, 2-Reiziger; 11-Overmars, 6-Xavi, 31-Motta, 10-Riquelme; 7-Saviola, 9-Kluivert. (Edi Indarto-59) Siaran Langsung RCTI Juventus Vs Barcelona Kamis, Pukul 01.45 WIB Tunda Inter Milan Vs Valencia Kamis, Pukul 03.45 WIB |