logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 9 April 2003 Olahraga  
Line

Duet Rudi-Ori Pilihan Utama

KUDUS-Trio Pelatih Persiku, Kasiyadi, Imron As'ad, dan Suyono memilih duet Rudi dan Ori Kambuaya sebagai ujung tombak menghadapi Persibat Batang pada Rabu sore di Stadion Wergu. Mereka akan memasang Rudi dan Ori di barisan penyerang sebagai pilihan utama, sedangkan Samuri juga siap diturunkan.

Pada Senin malam Ketua Umum Persiku H Moh As'ad mengadakan rapat evaluasi dan persiapan pertandingan menghadapi Persibat Batang. Rapat dihadiri oleh Sekum Suwardi Saputro SE, Ketua Pelaksana Pertandingan Drs H Isdarmadi, Manajer Tim Wiyono SH dan Khariri SH, Bendahara Drs Kasirin, dan Ketua Tim Evaluasi Edy Yusuf.

Evaluasi itu, kata As'ad, ditekankan untuk menanamkan kembali kepercayaan diri para pemain, menyusul penampilan buruk mereka melawan Persikaba Blora. Kala itu mereka menyerah 1-2.

Peserta rapat setuju pertandingan lawan Batang merupakan momen penting kebangkitan tim. ''Karena itu, kami butuh dukungan semua pihak, naik pelatih, pemain, maupun fans Persiku yang fanatik,'' kata As'ad. Fans Persiku diminta memberikan dukungan positif dan tidak membuat ulah yang aneh-aneh pada saat pertandingan.

Kasiyadi menyatakan, ketika menghadapi Persibat Batang nanti, seluruh pemain terbaik akan diturunkan kecuali yang cedera atau sakit. ''Susunan pemain baru diketahui pada Rabu siang, menunggu kondisi terakhir pemain. Namun, semua pemain saya kira siap diturunkan,'' ujarnya.

Persibas

Menghadapi tuan rumah Persibi Boyolali, sore nanti, Persibas Banyumas menjanjikan permainan cantik, lugas, dan sportif. Menurut Manajer Tim Suparno SH menjelang keberangkatan tim ke Boyolali, kemarin, dengan main cantik diharapkan kesebelasan berjuluk Laskar Bawor itu mendapat simpati dan dukungan masyarakat Boyolali. ''Kita sama-sama warga Jateng. Pertandingan ini juga untuk silaturahmi,'' lanjutnya.

Ajakan tersebut, ujar dia, bukan karena pihaknya takut. Dia hanya berharap pertandingan berjalan sportif seperti keinginan semua pihak. Soal peluang timnya dalam pertandingan itu, Suparno bersikap merendah. Para pemainnya diinstruksikan bermain sebaik mungkin dan tenang menghadapi situasi apa pun.(P27,bd-22e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA