
| Rabu, 9 April 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Saluran Genuk Perlu Dibangun Ulang
GENUK- Saluran yang tertutup tembok milik Tensindo di Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, perlu dibangun ulang. Pembangunan tersebut dilakukan setelah keberadaan tembok yang dipermasalahkan warga bisa diselesaikan. Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Tri Djoko Harianto mengatakan, kalau di tempat itu ada sungai, fungsinya harus dikembalikan. ''Pengembalian fungsi tersebut, nantinya merupakan tanggung jawab Pemkot,'' kata dia, kemarin. Berdasarkan pengamatan, kondisi sungai tersebut hingga kini sudah memprihatinkan. Menurut warga, dari patok pembatas yang ada dilokasi itu, lebar sungai mestinya sekitar 8 meter. Namun saat ini jika dilihat dari bagian belakang, penampang sungai terkurangi tembok milik PT Tjahaya Sari (Tensindo) sekitar 4,70 meter. Sisanya sekitar 3,30 meter, sudah tidak berfungsi lagi karena ditumbuhi tanaman liar. Air tidak bisa lagi mengalir ke saluran di Jalan Kaligawe. Akibatnya, air dari kawasan permukiman sekitarnya tidak bisa keluar dan terkumpul di saluran. Akibatnya, ketika hujan air selalu meluap. Sementara itu Pengajar Teknik Sipil Fakultas Teknik Undip, Robert J Kodoatie PhD menilai wajar jika warga bertindak dengan melakukan ''kerja bakti'' membongkar tembok tersebut. Namun begitu, jika dilihat secara menyeluruh, sebenarnya merupakan tanggung jawab Pemkot untuk mengendalikan penggunaan lahan. ''Saya heran mengapa tembok tersebut bisa berdiri di lahan yang semestinya untuk sungai,'' kata dia. Dikatakan lebih lanjut, jika ingin mengatasi banjir di wilayah itu, pengembalian fungsi sungai sangat penting. Namun dalam jangka menengah, hal itu perlu diikuti dengan penyempurnaan saluran Jalan Kaligawe dan perbaikan Kali Tenggang. Secara makro, persoalan banjir di Genuk Indah dan sekitarnya terkait dengan berbagai faktor, termasuk Kali Tenggang. Sedangkan persoalan sungai itu sendiri, terkait pula dengan perubahan tata lahan, morfologi sungai, penurunan tanah, dan berbagai faktor lain. ''Semua pihak harus melihat hal itu secara menyeluruh,'' kata dia.(G6-71) |