
| Senin, 24 Maret 2003 | Sala |
Warga Klaten Olahraga BersamaLomba Bakyak sampai Tarik TambangKESEHATAN dikatakan sebagai sesuatu yang mahal harganya, karenanya orang selalu berupaya agar tetap sehat. Untuk tetap sehat, sebagian orang rela bangun pagi untuk berolahraga. Melihat kebutuhan akan kesehatan itu, kegiatan olahraga massal sering diadakan instansi tertentu. Seperti olahraga bersama dalam acara bertajuk ''Pera-pera Sport'' di Stadion Trikoyo Klaten, Minggu pagi (23/3). Ribuan warga yang sebagian besar ibu-ibu mengikuti acara itu. Sejak pukul 06.00 mereka telah berkumpul dan melakukan senam bersama dengan dipandu pelatih khusus yang didatangkan dari Solo dan Yogyakarta. Dengan semangat, semua mengikuti gerakan pemandu yang berdiri di atas panggung. ''Untuk melancarkan acara kami sengaja mendatangkan beberapa pemandu senam massal dari Solo dan Yogya,'' kata Manajer Cabang PT Kosmojaya Pandu Nusa atau Pera-pera Jateng, DIY, Sulsel, Muhammad Yunus SSi di sela-sela acara. Setelah senam, semua yang hadir diajak menggerakkan badan. Tapi, ada sebagian peserta yang kesulitan menirukan gerakan pemandu. Maklum, banyak peserta yang belum pernah senam massal sebelumnya. ada pula anak-anak yang ikut justru melihat orang tuanya bersenam. Lomba Bakyak Setelah berkeringat karena senam, peserta diajak mengikuti olahraga permainan. Seluruh peserta dibagi menjadi empat kelompok dan tiap kelompok diwakili sejumlah orang. Pertama lomba jalan bakyak beregu, dimana satu regu terdiri atas tiga orang. Lomba ini cukup seru, sebab tak jarang peserta yang terjatuh karena kurang kompak. Peserta yang tidak ikut sebagian menonton sambil bersorak memberi semangat. Sebentar-sebentar penonton dibuat tertawa terpingkal-pingkal, karena ada peserta yang jatuh. Setelah itu diadakan lomba tarik tambang yang tak kalah seru. Setelah tarik menarik yang seru, biasanya tawa pecah karena anggota satu regu bergelimpangan kehilangan keseimbangan setelah tali dilepas. Acara yang meriah itu berakhir pukul 09.00 ditutup dengan pembagian door prize dan hadiah lomba. Peserta juga dihibur campursari yang dibawakan seorang penyanyi cilik.(Merawati Sunantri-42) |