
| Senin, 24 Maret 2003 | Berita Utama |
Inul, ke Kamar Kecil pun Dikejar
NAMA Inul Daratista, yang pamornya belakangan ini makin menanjak, ternyata benar-benar makin didambakan banyak orang. Di Blora, kedatangan penyanyi dangdut yang terkenal dengan goyang ngebornya itu, kemarin cukup membuat gemes banyak orang. Tidak hanya kaum adam, tetapi kaum hawa pun sangat menanti-nantikan kedatangannya jelang manggungnya di lapangan Desa Pilang, Kecamatan Randublatung. Dia datang dan tampil di Blora atas undangan DPC PDI-P Blora yang memperingati HUT Ke-30. ''Mana sih Inul, katanya sudah sampai ke Menden, mestinya hanya 10 menit sudah sampai ke Randublatung. Kok sudah setengah jam belum sampai. Mungkin ngapusi kali,'' ujar beberapa ibu rumah tangga asal Randublatung yang sudah tidak sabar bertatap muka dengan Inul. Gerutuan beberapa ibu-ibu seperti itu barangkali cukup bisa dimaklumi. Sebab, menurut panitia, mestinya Inul tampil di panggung pukul 15.00, dimungkinkan karena sesuatu hal baru sampai di Randublatung sekitar pukul 15.30. Maka, begitu mobil dengan nopol N 999 UL yang membawa Inul sampai di halaman Sekretariat PAC PDI-P Randublatung, sontak beberapa ibu di antaranya bapak-bapak langsung memburunya. Mereka saling berebut untuk bersalaman. ''Aduh Mbak Inul, mana dong senyumnya,'' celetuk seorang ibu melihat raut muka Inul yang tampak kecapaian. Atas pancingan itu, si ratu goyang ngebor langsung mengumbar senyum manisnya. Tidak hanya itu, beberapa anggota panitia yang beberapa di antaranya juga ibu-ibu saling berebut menawarkan air putih, begitu Inul menginginkan air putih. Beberapa di antaranya bahkan saling berebut untuk foto bareng, sehingga cukup membuat repot penyanyi dangdut yang kemarin sebelum tampil di Randublatung tampil di dua tempat yakni di Lamongan dan Bojonegoro. Bisa dimaklumi jika saat tiba di Randublatung wajahnya tampak kelelahan. Diburu Apakah memang saat ini beberapa kalangan masyarakat sudah benar-benar demam Inul, yang namanya justru meroket menyusul dia dicekal saat akan manggung di beberapa tempat? Buktinya antara lain kemarin. Ketika Inul yang menggunakan setelan warna pin minta ditunjukkan kamar kecil, sontak beberapa ibu-ibu langsung memburunya. ''Aduh ke kamar kecil pun dia diburu, kasihan dong,'' celetuk seorang panitia. Begitu juga saat keluar dari kamar mandi, beberapa ibu langsung berebut untuk bisa bersalaman dan berpotret bareng. Meski tampak kecapaian, Inul dengan sabar meladeni kemauan para ibu itu. Kepada Suara Merdeka, Inul mengaku dalam sebulan ini sebenarnya sangat capai, hanya karena banyak yang mengundangnya dia tetap berusaha memuaskan penggemarnya. Dia mengatakan, selain disibukkan jam pentas di beberapa tempat, saat ini Inul juga disibukkan dengan tampilnya pada beberapa produk iklan. ''Ya kalau iklan sebenarnya hanya sedikit.'' Ditanya berapa kali dia manggung dalam seminggu, dia mengemukakan, dalam seminggu bisa tampil lima kali, selebihnya dia menggunakan waktu untuk istrirahat. Dia mengaku tidak ada resep khusus untuk menjaga penampilannya agar tetap prima. ''Tidak ada resep khusus. Ya paling-paling hanya jamu,'' ujarnya. Tentang pencekalan? Dengan tegas Inul mengatakan tidak masalah. Dia mengaku baru-baru ini saat tampil di Gresik juga sempat dicekal, hanya dia mengatakan pencekalan itu tidak masalah. Inul memang benar-benar menunjukkan sikap profesional. Terbukti, meski kecapaian, begitu transit sebentar di sekretariat dia langsung menuju lapangan Pilang. Seperti gaya khasnya, goyang ngebornya memukau puluhan ribu simpatisan PDI-P yang datang dari beberapa pelosok di Blora. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Jawa Tengah yang juga Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah H Mardijo. Beberapa lagu, seperti "Goyang Dangdut'', ''Mbah Dukun'', dan ''Asereje'' Inul tampilkan dengan tidak lupa goyang ngebornya terus dipertontonkan. (Urip Daryanto-16t) | |||||