logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 24 Maret 2003 Semarang & sekitarnya  
Line

''Polisi'' Rampok Agen Togel

  • Uang Rp 30 Juta Amblas

SEMARANG TENGAH- Dua pria yang mengaku sebagai anggota Polda Jateng kemarin sekitar pukul 11.00 merampok sebuah rumah di Jl Trengguli 473, Kampung Krese, Semarang. Pelaku membawa kabur uang Rp 30 juta, setelah sebelumnya menodongkan pistol dan ''menyandera'' Iswanto alias Wawong (30), karyawan yang sedang tinggal sendirian di rumah yang menurut keterangan dijadikan tempat agen togel itu.

Hingga kemarin kedua pelaku yang masing-masing mengaku bernama Bripda Fredi Jonathan dan Dwi belum tertangkap. Mereka kabur menumpang sedan Suzuki Baleno N-285-E warna hitam. Adapun korban hingga Minggu petang masih diperiksa di Poltabes.

Kasus itu mendapat perhatian cukup besar dari jajaran kepolisian. Selain aparat Poltabes, beberapa reserse Polda Jateng juga turun ke lapangan dan turut memintai keterangan korban. Namun ketika dimintai keterangan mereka memilih bungkam.

Meski terjadi di siang bolong saat suasana ramai, namun tak seorang pun tetangga korban yang mengetahui perampokan itu. Padahal, rumah korban berdempetan dengan rumah-rumah warga. Mereka mengira dua orang yang datang dan kemudian pergi bersama Iswanto itu adalah teman korban.

''Saya malah tidak tahu ada perampokan. Dari tadi saya di sini, tidak ada apa-apa kok,'' ujar seorang warga.

Beberapa orang yang berkerumun di rumah nomor 473 juga enggan memberikan komentar seputar kejadian itu.

Menurut beberapa saksi, dua pelaku datang ke rumah berjalan kaki. Mereka memarkirkan mobilnya di tepi Jl DI Panjaitan, sekitar 30 meter dari tempat kejadian.

Begitu masuk, tersangka mengenalkan diri sebagai anggota Polda Jateng. Keduanya mengaku sedang ditugaskan untuk merazia judi togel. Untuk itu, mereka meminta Iswanto ikut ke ''kantor'' guna dimintai keterangan.

Korban menolak. Namun dia tak bisa membantah lagi setelah salah seorang pelaku mengeluarkan pistol dari balik baju dan menodongnya.

Korban lantas diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang hasil setoran pengepul. Lantaran diancam senjata api, korban tak berkutik sama sekali dan menuruti perintah pelaku.

Setelah mendapatkan tas berisi uang Rp 30 juta, perampok yang berpenampilan rapi itu menggiring korban menuju kendaraan. Masih di bawah todongan pistol, korban dibawa berputar-putar sebelum diturunkan di Jl MH Thamrin. Dia kemudian melapor ke Poltabes.

Menurut polisi, sehari sebelumnya pelaku yang sama juga merampok seorang agen togel di kawasan Mranggen, Demak. Modus yang digunakan hampir sama. Saat itu mereka menggondol uang tunai Rp 2,2 juta. (G3-76)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA