
| Kamis, 20 Maret 2003 | Sala |
Hilangkan Kesan Dokter Pentingkan Praktik PribadiSRAGEN - Untuk meningkatkan pelayanan, RSUD Sragen di Jl Raya Sukowati No 534 membuka lowongan tenaga dokter spesialis, rekam medik, dan audit keuangan. Pemda akan melakukan pembenahan dengan meningkatkan keterampilan personel dan penambahan tenaga ahli (spesialis) di rumah sakit itu. Untuk kemajuan RSUD, Bupati H Untung Wiyono minta para dokter dan dokter spesialis mendahulukan pekerjaan tetap mereka sebagai dokter di RSUD. ''Jangan sampai muncul kesan dokter hanya mementingkan praktik pribadi mereka,'' kata Bupati saat meninjau RSUD, kemarin. Sejumlah warga yang mendengar ada lowongan kerja tampak antusias mendaftar. ''Seleksi pelamar dilakukan secara fair,'' tutur Direktur RSUD dr HM Farid Anshori. Dia mengatakan, tenaga audit keuangan yang dibutuhkan dua orang yaitu yang berpendidikan sarjana Akuntansi dan sarjana muda atau DIII Akuntansi. Tenaga rekam medik hanya seorang yaitu lulusan DIII Rekam Medik. Lalu, dokter spesialis yang dibutuhkan masing-masing satu orang spesialis rehabilitasi medik, spesialis patologi klinik, spesialis jiwa, dan spesialis paru-paru. Citra RSUD ''Pada tahun ini RSUD membutuhkan tujuh tenaga baru guna meningkatkan dan memperkuat citra RSUD sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat,'' katanya. Dia menyebutkan, lamaran akan dibuka pada 19-26 Maret 2003. RSUD juga mempersilakan calon pelamar menanyakan syarat secara detail lewat telepon (0271) 891068. Menurut Bupati H Untung, jumlah tenaga medis dan akuntan di RSUD Sragen memang belum memadai. Penambahan tenaga baru nanti diharapkan menjadikan pelayanan RSUD tidak kalah dari pelayanan rumah sakit swasta. Dia menyebutkan, sebagai rumah sakit bersubsidi pemerintah, hendaknya RSUD bisa memberikan kesan yang baik kepada masyarakat. ''Yang terpenting, warga Sragen jangan bersusah payah ke kota lain seperti Solo untuk berobat. Sebab, RSUD sudah memiliki dokter yang cakap, sehingga masyarakat bisa menghemat biaya,'' ujarnya. (nin-17e) |