
| Kamis, 20 Maret 2003 | Sala |
Natalia Tewas Disambar Argo WilisSRAGEN - Malang nian nasib Natalia Dwi Kriswandari (17). Sepulang sekolah, pelajar SMK PGRI Sragen itu tewas disambar kereta api di dekat palang pintu Teguh Jajar, belum lama ini. Sebelum melintasi rel, korban tampak bercanda dengan rekannya Nuri (17), sambil berlarian kecil karena hujan gerimis. Menurut sejumlah saksi mata, sebelum melintasi rel, mereka tidak menengok ke kiri atau ke kanan. Akibatnya, siswi tersebut tewas disambar kereta. Diperoleh keterangan, seusai sekolah, Natalia, warga Ketanggung, Desa Sine, Ngawi (Jatim) berjalan kaki menuju halte angkudes. Dia dan rekannya, biasa memotong jalan dengan melintasi rel kereta menuju halte bus. Rupanya, canda di tepi rel itu membuat Natalia lengah. Ketika akan melintas rel, dia tidak melihat kedatangan kereta api cepat Argo Wilis dari barat (Solo) dengan tujuan Surabaya. Begitu kereta mulai dekat, Natalia malah berniat menyeberang. Diduga korban tidak mengetahui ada kereta cepat akan melintas. Nuri, rekannya berusaha meneriaki korban karena ada kereta yang akan melintas. Karena jarak sudah terlalu dekat, masinis Suwito (40) tidak mungkin menghambat laju kereta bernomor loko CC-77411. Korban tersambar kereta dan terpental 25 meter. Korban mengalami luka parah di kepala, juga patah kaki dan tangan. (nin-17e) |