
| Kamis, 20 Maret 2003 | Olahraga |
Persijatim dan Deltras Saling PujiSOLO-Pelatih Persijatim Solo FC Yusack Sutanto dan pelatih Deltras Sidoarjo Suharno, sama-sama memuji calon lawannya. Kedua kesebelasan akan bertemu dalam lanjutan Kompetisi Liga Indonesia IX/2003 di Stadion Manahan Solo, petang nanti. Menurut Yusack, Deltras lebih berat dibandingkan dengan tim-tim yang sudah dihadapi anak-anak asuhannya di Stadion Manahan sepanjang musim kompetisi tahun ini. "Mereka disiplin dan memiliki semangat bertanding yang tinggi," katanya ketika ditemui di mesnya di Pabelan, Sukoharjo. Nada yang sama juga disampaikan oleh Suharno. "Persijatim Solo FC tidak boleh dipandang enteng. Meskipun mereka menang dengan susah payah saat lawan PKT, gol yang terjadi merupakan hasil kerja sama yang bagus," tuturnya seusai memimpin timnya melakukan latihan pagi. Yusack optimistis Haryanto Prasetyo dkk bisa membendung serangan lawan, bila lini belakang bisa lebih berkonsentrasi. Mantan pelatih Pelita Solo yang bersertifikat instruktur dari Jerman ini mengatakan pola permainan, khsusnya gaya menyerang calon lawannya, relatif mudah dibaca. Lini tengahnya selalu memberikan umpan bola-bola atas kepada Jean Michel Babouaken. Untuk menangkalnya, beberapa pemain seperti Maman Abdurachman, Sucipto, dan M Tassiou Bako akan ditugaskannya untuk lebih memperketat penjagaan. Intip Pola Suharno mengakui sudah melihat penampilan tuan rumah. "Ketika Persijatim lawan PKT Bontang, saya sempat mengintip untuk mempelajari pola permainan tuan rumah. Ternyata Haryanto Prasetyo dkk tampil bagus," jelas mantan pelatih PSS ini. Dia juga memuji suporter tuan rumah yang disiplin dalam memberikan dukungan. Hal itu disebutnya sebagai dorongan berarti dalam membangkitkan mental bermain. "Untuk mencari simpati suporter, kami akan menyuguhkan permainan sepakbola yang enak ditonton," janjinya. Sebelum bertanding di Solo, timnya bermain imbang 1-1 dengan PSS di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu lalu. Dari 18 pemain yang dibawa, terdapat nama gelandang yang terkena akumulasi kartu kuning, yakni Andri Budianto. Tiga pemain asing juga dibawanya. Mereka adalah Jean Michel Babouaken, Michael Aldofo, dan Eduardo Chacon. "Saya menyiapkan pengganti Andri. Mengenai tiga pemain asing, tergantung kesiapan mereka. Kalau semua siap, ketiganya diturunkan," tuturnya.(P44-22k) |