
| Kamis, 20 Maret 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Pedagang Minta Saluran DiperlancarSEMARANG TENGAH- Para pedagang di Jalan Agus Salim minta agar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang melancarkan saluran di tempat itu. Setiap hujan deras beberapa jam saja, jalan di samping Hotel Metro itu sudah tergenang. Kondisi semacam mengakibatkan beberapa orang urung berbelanja, sehingga pedagang rugi. Seorang pedagang bernama Marliani menuturkan, genangan juga sering mengakibatkan lalu lintas dari arah timur terhambat. Jika jalan itu bebas genangan, yang diuntungkan bukan hanya pedagang, tetapi juga warga masyarakat lainnya. Masaut, pedagang buah menuturkan, air Jalan Agus Salim mestinya dibuang ke saluran di sisi sebelah utara jalan. Untuk memperlancar air, pedagang sudah membobol beberapa bagian median jalan. Namun karena kecil, air tetap tidak bisa mengalir lancar. Apalagi lajur sebelah selatan lebih rendah. Menurut dia, solusi dari masalah itu bisa dengan meninggikan lajur jalan sebelah selatan. Bisa pula dengan mengoptimalkan fungsi saluran yang telah ada.''Kami berharap DPU Kota bisa mencari solusi terbaik,''kata dia. Selain masalah genangan, beberapa pedagang juga meminta agar Pemkot menata parkir di tempat itu. Mulai Rabu (19/3), beberapa petugas dari UPD Parkir Dinas Perhubungan menempatkan parkir motor di Jalan Agus Salim. Kendaraan-kendaraan itu diparkir berjajar dua lapis, menyebabkan arus lalu lintas dari arah timur terganggu. Beberapa juru parkir di tempat itu menuturkan, penempatan kendaraan di tempat itu hanya sementara. Dia mengakui, pada awalnya parkir kendaraan direncanakan untuk menggunakan gedung parkir di Pungkuran. Namun hingga kemarin, keputusan itu belum ada. Pindah Sejak Senin (17/3) pedagang yang semula menempati lokasi penampungan sementara di tengah Jalan Agus Salim, sudah pindah ke tempat dasaran yang telah ditentukan. Kios-kios di Jalan Agus Salim kemudian dibongkar. Sisa kayu yang masih bisa terpakai, diambil oleh pedagang untuk membuat tempat dasaran. Sedangkan kayu-kayu yang tidak bisa digunakan, dibuang bersama sisa-sisa sampah lainnya. Sampah itu kemarin dibersihkan oleh Dinas Kebersihan Kota Semarang, menggunakan beberapa dump truck dan sebuah whell loader. Pekerjaan membersihkan sampah itu, dimulai sekitar pukul 09.00 dan hanya dalam waktu dua jam saja sudah terkumpul sampah 8 truk. Sampah-sampah itu kemudian dibuang ke TPA Jatibarang. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Andi Agus Wandono SH ketika dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya akan mengkaji dulu masalah parparkiran di Johar dan sekitarnya. Sedangkan Kasi Operasi dan Pemeliharaan Pengairan Ir Fauzi MT mengatakan, pihaknya sudah membuat sudetan saluran menuju ke selokan di Jalan Pemuda. Saluran itu nantinya masuk ke Kali Semarang. Genangan di Jalan Agus Salim, menurut dia akibat saluran dipenuhi sampah. Karena itu dia minta agar pedagang ikut menjaga kondisi saluran. ''Kami juga akan membersihkan sampah-sampah saluran tersebut, namun pedagang hendaknya juga ikut menjaga,'' katanya. (G6-76) |