logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 20 Maret 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Gabah Habis, Bantuan Rp 2,5 M Terlambat

GROBOGAN - Ketua Asosiasi Pedagang Beras yang menjadi mitra Sub Dolog Wilayah I Semarang dalam program pengadaan pangan 2003 mendesak Bagian Ketahanan Pangan Grobogan supaya membatalkan pencairan bantuan pengamanan harga gabah dari pemerintah pusat Rp 2,5 miliar. Pasalnya, kalau bantuan itu cair April, dipastikan tidak ada manfaatnya. Sebab, gabah di lapangan sudah habis.

''Misalnya cair minggu ini, itu pun tergolong terlambat. Sebab, gabah di lapangan tinggal sekitar 15.000 hektare,'' kata Ketua Asosiasi Perdagangan Beras Grobogan H Kusdiono, Rabu (19/3). Sebelumnya Kabag Perekonomian Setda Ir Moehammad Hidayat menyarankan bantuan itu dibatalkan saja. Sebab, selain gabah di lapangan habis, bantuan tersebut akan menjadi rebutan di antara para pemohon dan pihak terkait lain. Padahal, seharusnya bantuan itu untuk mengamankan harga gabah petani yang terancam turun, akibat cuaca buruk belakangan ini.

Kusdiono mengaku sudah menghadap Kepala Bagian Ketahanan Pangan Setda C Susilowati SH. Namun pejabat itu tak menanggapi, karena pihaknya sudah telanjur mengedarkan surat perjanjian antara Pemkab dan pemohon. Meski demikian desakan tersebut akan digunakan untuk bahan memecahkan persoalan mengenai lambatnya bantuan tadi ke Biro Ketahanan Pangan Jateng.

Diperoleh keterangan, Rabu (19/3), pejabat itu dipanggil Biro Ketahanan Pangan Jateng di Jl Pahlawan, Semarang. Dia dipanggil karena sebelumnya Pemprov Jateng dituduh mempersulit pencairan bantuan dengan berbagai persyaratan. Akibatnya, bantuan tak segera cair ke Grobogan.

Beberapa pemohon menduga pejabat itu dipanggil ke Jateng karena akan diberi penjelasan mengenai teknis pencairan. Sebab, isu yang berkembang bantuan tersebut akan dicairkan Kamis (20/3), dengan cara ditransfer ke rekening kas daerah.

Sementara Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD Grobogan kemarin mengadakan rapat dengar pendapat dengan Bagian Ketahanan Pangan, Perekonomian, Sub Dolog Wilayah I Semarang dan pihak terkait. Kasub Dolog Wilayah I Semarang Ir Nono Sudiono mengatakan, pengadaan pangan untuk mengamankan harga gabah itu sudah dibuka awal Maret lalu.

Bahkan, gudang 104 Purwodadi sudah menerima setoran dari kontraktor yang mengadakan kontrak gabah sebanyak 3.539 ton. Sampai Sabtu depan diperkirakan khusus Purwodadi setorannya meningkat menjadi 4.000 ton lebih. (A23-73)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA