logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 20 Maret 2003 Internasional  
Line

New York Siaga Kuning

NEW YORK - Pemerintah Kota New York meningkatkan sistem pengamanan kota itu dengan menambah jumlah personel keamanan, menyusul pidato Presiden George W Bush yang mengisyaratkan akan segera menyerang Irak.

Gubernur Negara Bagian New York George Pataki kemarin mengatakan, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan menjadi "tingkat kuning" dan membentuk Kantor Manajemen Darurat yang dioperasikan 24 jam sehari.

"Kami akan melakukan cara apa saja untuk melindungi kota dan warga New York. Dan saya yakin tidak ada negara bagian yang lebih siap untuk melakukan perlindungan dibanding New York," katanya.

Menurut Reuters, jumlah personel keamanan, terutama dari Departemen Kepolisian New York (NYPD), kelihatan jauh lebih banyak dibanding hari-hari biasa.

Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan, tempat-tempat pemeriksaan disiapkan di semua lokasi penting, seperti jalur kereta api bawah tanah, terowongan, jembatan, gedung-gedung pencakar langit, dan fasilitas sosial.

"Tidak hanya itu, pesonel intelijen telah kami tempatkan di semua tempat untuk mendeteksi kemungkinan serangan teroris lebih cepat, sehingga dapat dilakukan penanganan yang juga lebih cepat," katanya.

Di samping personel keamanan dari kepolisian dan militer, juga didatangkan personel Pengawal Nasional, yakni orang-orang sipil yang pernah menjalani latihan militer dan kemudian kembali lagi ke pekerjaan semula di luar bidang keamanan.

Bom di London

Di London, polisi kemarin menangkap tiga pria berdasarkan UU antiterorisme, setelah menemukan dua bom di sebuah rumah dekat Bandara Internasional Gatwick, London bagian selatan.

Polisi mengatakan, ketiga pria yang ditangkap itu adalah warga Eropa yang tidak mempunyai hubungan dengan suatu kelompok tertentu. "Kedua bom itu ditemukan di sebuah alamat di Crawley, Sussex. Ketiga tersangka akan segera ditanyai," kata seorang juru bicara Kepolisian Sussex.

"Polisi dan pakar penjinak bom terus menggeledah tempat bom itu ditemukan. Kelihatannya para tersangka tidak punya hubungan dengan suatu kelompok atau sasaran khusus," katanya, menambahkan.(rtr-ant-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA