logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 20 Maret 2003 Ekonomi  
Line

Titanium Ramaikan Pameran Emas

SEMARANG-Pameran emas berskala internasional kembali digelar di Semarang, mulai kemarin (19/3) hingga Senin (24/3) depan. Pameran dilaksanakan di ruang pertemuan Ruang Poncowati Hotel Patra Jasa.

Berbagai aneka perhiasan, mulai emas kuning, emas putih, titanium, dan permata digelar dalam kegiatan bertajuk International Gold and Diamond Jewellery Exhibition tersebut. Sembilan perusahaan emas dalam dan luar negeri mengikuti event tersebut, yakni Sugem (New York, Belgia, dan Hong Kong), DIA Jewel (Hong Kong), Fook Seng (Hong Kong), Bao Feng Manufacture (Cina), Dicko (Singapura), Felice (Hong Kong), Prelude (Hong Kong), dan Solingen. Di stan yang ditata sedemikian rapi dan anggun, baik produsen maupun distributor perhiasan itu mempertontonkan keindahan perhiasan yang memukau.

Harganya cukup bervariasi, mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Namun, ada juga yang berharga hingga miliaran, seperti cincin emas putih bertahtakan berlian yang ditawarkan Rp 1,3 miliar dan Rp 1,5 miliar.

''Ini merupakan perhiasan paling mahal yang ada di sini,'' ujar Fredy, manajer pameranTD Corporation selaku event organizer pada pembukaan pameran, kemarin.

Dijelaskan, dalam penyelenggaraan pameran perhiasan yang digelar untuk kali kedua itu, salah satu perhiasan khas yang ditampilkan adalah titanium bertahtakan berlian yang dipamerkan perusahaan emas Felice. ''Titanium yang juga merupakan bahan baku pembuatan pesawat terbang dikenal lebih kuat (tahan api-Red), lebih kukuh, dan lebih ringan ketimbang emas, sedangkan harganya relatif sama dengan emas,'' papar dia.

Menurutnya, kehadiran perhiasan titanium bukan untuk merombak image pasar yang sudah mapan selama ini. ''Titanium hanya merupakan produk baru di dunia perhiasan. Kali ini kami kenalkan kepada pasar di Semarang,'' kata Fredy. Dijelaskan, dari 10.000 macam perhiasan yang dipamerkan di sini, 80% masih mengutamakan bahan baku emas, baik kuning maupun putih. Kemudian, berlian.

Animo pengunjung, menurut dia, juga tergolong cukup lumayan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, minat masyarakat Kota Semarang terhadap perhiasan emas menduduki peringkat kedua setelah Jakarta. (G2-69k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA