logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 17 Maret 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Gugatan terhadap Hamzah Haz Tak Diterima

BATANG- Gugatan yang ditujukan untuk Ketua Umum DPP PPP Hamzah Haz oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Batang HA Asrori HAS MBA ditolak majelis hakim Pengadilan Negeri. Pada sidang itu diketuai Ketua PN BF Siregar SH dengan didampingi Hakim Anggota Majedi Hendi Siswara dan Muallief SH.

Dasar pertimbangan tidak diterimanya gugatan itu, karena dalam persidangan dan keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti tidak ada yang menunjukkan penggugat mengalami kerugian. Padahal dalam gugatannya, penggugat mengajukan gugatan karena tergugat melanggar 1365 KUHAPerdata.

''Sementara itu dalam persidangan kasus yurisprodensi ini, ternyata majelis hakim tidak menemukan adanya kerugian yang dialami penggugat. Tidak diterimanya gugatan itu, dengan pertimbangan majelis, selama persidangan tidak ada satu pun saksi atau bukti-bukti yang menguatkan kerugian yang diakibatkan tergugat,'' papar Muallief SH yang juga Humas PN Batang itu.

Kuasa hukum penggugat Rahmat Priyo Utomo SH seusai Ketua Majelis BF Siregar SH membacakan putusan langsung mengajukan kasasi. Pertimbangannya, karena sebelumnya majelis telah menetapkan putusan sela.Putusan sela itu tidak dicabut oleh majelis. Karena itu, sebagai konsekuensinya penggugat masih tetap dalam kedudukannya sebagai Ketua DPC seperti sebelum ada sengketa.

Dia berpendapat, majelis hakim seharusnya berpedoman pada UU Nomor 31/2002 yang menyatakan masalah pertikaian dalam partai politik diselesaikan lewat peradilan umum.

''Otomatis dengan putusan itu klien kami, Pak Asrori, tetap berhak memegang tampuk pimpinan DPC PPP sampai ada putusan yang berketetapan hukum tetap. Karena putusan sela belum dicabut. Tidak diterimanya gugatan oleh majelis hakim dengan alasan, penggugat tidak mengalami kerugian dalam waktu dekat akan kami ajukan,'' tegas Priyo.

Sebaiknya kuasa hukum tergugat, HM Sahir SH dan Muntoha SH, menyatakan dengan turunnya putusan majelis hakim yang menolak gugatan penggugat, memperkukuh kedudukan Saroji SE sebagai Ketua DPC PPP Batang.Sengketa di tubuh PPP Batang itu berawal dari penetapan Saroji SE sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Batang oleh DPW, yang kemudian diperkuat dengan turunya SK yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP. Penetapan Saroji itu berdasarkan musyawarah ulang yang gagal dilaksanakan di Tersono dan kemudian diboyong di kantor DPW di Semarang, 25 Mei 2002.

''Musyawarah yang dilaksanakan Pak Asori pada 19 Mei 2000 ditolak oleh DPW dan DPP. Dengan putusan majelis hakim itulah, klien kamilah yang sah sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Batang dan itu pun diperkuat dengan SK DPP,'' papar HM Sahir.

Hal itulah yang kemudian membuat HA Asrori mengajukan gugatan, antara lain kepada fungsionaris DPC dan MPC, Ketua DPW HA Thoyfoer MC, dan Hamzah Haz sebagai tergugat. (ar-20j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA