| INDEKS BERITA HARI INI | Kamis, 13 Februari 2003 |
Arus Ekspor di Tanjung Emas Terancam
SEMARANG-Ancaman perang AS-Irak dikhawatirkan berdampak pada aktivitas kapal dari dan ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selain itu, arus ekspor-impor di pelabuhan terbesar ke-3 di Indonesia itu terancam turun. |
Divestasi BUMN Akan Dikaji Ulang
JAKARTA-Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Laksamana Sukardi menyatakan akan meninjau kembali dan mengkaji ulang proses divestasi BUMN pada tahun 2003. ''Tidak ada perubahan, yang ada peninjauan supaya persiapannya lebih matang,'' kata dia seusai rapat tim kebijakan privatisasi, Selasa lalu. |
|
|
GP Jamu Minta Revisi UU Kesehatan
BAWEN-Gabungan Pengusaha (GP) Jamu meminta pemerintah segera memperbarui Undang-Undang Kesehatan lama yang mengatur obat tradisional, karena dinilai sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini. Selama ini hanya obat farmasi atau alopati yang diatur oleh UU tersebut. |
Pegadaian Bidik Masyarakat Atas
SEMARANG - Setelah memiliki banyak nasabah golongan menengah ke bawah, kini Kantor Perum Pegadaian Poncol Semarang mulai membidik calon nasabah masyarakat golongan atas. Mereka belum pernah mengenal atau berhubungan dengan pegadaian. |
|
|
Akibat Ayam Impor Masuk Peternak Keluhkan Harga TEMANGGUNG-Harga ayam pedaging yang anjlok di pasar akhir-akhir ini dikeluhkan oleh para peternak di Temanggung. Angka penurunannya dirasa terlalu besar sehingga hasil yang didapat sering hanya cukup untuk biaya operasional. |
ProXL Turunkan Tarif
SEMARANG-Kendati hampir semua produk dan jasa mengalami kenaikan harga sebagai dampak naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif dasar listrik (TDL), PT Excelcomindo Pratama, perusahaan penyelenggaraan operator seluler dengan produknya ProXL justru menurunkan tarif selulernya. |
|
|
PTPN IX Mengakui Simpan Gula Pedagang
SEMARANG- PT Perkebunan Nusantara (Persero) IX saat ini menyimpan gula 23.375 ton. Namun, 21.800 ton milik pedagang yang akan didistribusikan ke grosir. ''Gula tersebut hanya titipan sebelum diambil oleh para pedagang. Jadi, kami tidak melakukan penimbunan,'' kata Dirut Dahlan Harahap di kantornya, Jalan Mugas Dalam (Atas) Semarang, Selasa lalu. |
||