
| Selasa, 4 Februari 2003 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
Polres Wonosobo Usut Tragedi JamangWONOSOBO - Polres Cilacap bekerja sama dengan Polres Wonosobo mengusut tragedi pembuangan sopir Jamang di sebuah Kali di wilayah Majenang Cilacap, sekaligus perampasan mobil carteran oleh empat penumpang kendaraantersebut. Petugas Polres Cilacap pada Minggu (2/2) malam lalu datang ke Wonosobo untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat, karena kini sopir mobil carteran itu dirawat di RSU Wonosobo. Ketika ditemukan di Cilacap, korban Jamang belum bisa memberi keterangan lantaran belum sadar. Sebagaimana diberitakan (SM, 3/2), pengemudi asal Kampung Sudagaran Wonosobo ditemukan pencari rumput di sebuah Kali di Majenang Cilacap. Ketika ditemukan, yang nyembul di permukaan air hanya kepala korban. Jamang yang tidak sadarkan diri tersangkut tonggak kayu di pinggir kali. Kondisi korban sangat mengenaskan, bahkan dia dikira sudah meninggal. Pada kepala dan tubuh korban banyak luka goresan senjata tajam, wajahnya lebam, kulit tangan bekas disulut api rokok. Setelah tak sadarkan diri dua hari, sopir tersebut dipindah ke RSU Wonosobo. Kini kesehatan korban membaik. Pada Minggu malam, korban bisa menceritakan kisah yang dia alami kepada petugas di ruang perawatan RSU Wonosobo. Para pengeroyoknya yang menduga sopir telah tewas, kemudian membuang korban ke sebuah kali. Mereka lalu merampas mobil carteran tersebut. Kapolres Wonosobo melalui Kasatserse AKP Suprayitno yang dihubungi kemarin menyatakan, pihaknya akan membantu penyelidikan kasus tersebut, kendati peristiwa penganiayaan terhadap sopir dan perampasan mobil carteran itu terjadi di wilayah hukum Polres Cilacap.(P55-17e) |