| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 3 Februari 2003 |
Bagian Mayat Awak Columbia Ditemukan
|
Problem Dimulai pada Sayap Kiri
CAPE CANAVERAL- Para penyidik Minggu kemarin berusaha mengira-ngira, apa yang menyebabkan pesawat ulang-alik Columbia pecah menjadi beberapa bagian hanya 16 menit sebelum mendarat di Texas, Sabtu lalu. Para penyidik itu memfokuskan investigasi mereka pada kemungkinan, keramik-keramik penahan panas di badan pesawat itu mengalami kerusakan jauh lebih parah daripada yang diduga para ahli NASA (Badan Penerbangan dan Luar Angkasa AS) pada saat Columbia diluncurkan 16 Januari lalu. |
|
|
Mulyana W Kusumah: Golput Tidak Bisa Dipidana SEMARANG- Ancaman pidana terhadap seseorang yang menjadi golongan putih (golput) masih hangat diperbincangkan. Sebab, memilih atau tidak memilih merupakan hak seseorang. Namun, pengertian terhadap ancaman pidana itu seolah-olah menjadi bias. ''Mereka yang dipidana itu yang menghalang-halangi seseorang untuk menyampaikan hak pilihnya. |
Pembahasan Sistem Pemilu Alot Ditempuh Lobi dengan Pemerintah JAKARTA- Sistem apa yang bakal diterapkan dalam Pemilu 2004 mendatang, hingga kini masih menjadi materi paling alot dalam pembahasan pada Rapat Panitia Kerja (Panja) DPR RI. Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu Amin Said Husnie mengemukakan, pembahasan sistem pemilu yang alot itu karena ada tiga kelompok yang berbeda pendapat. |
|
| Analisis Berita Suksesi sebelum 2004? GENDERANG ''Perang Terbuka'' kakak beradik putri Bung Karno, Megawati Soekarnoputri dengan Rachmawati, telah ditabuh. Presiden RI menentang keras cara-cara ekstraparlementer yang digunakan oleh berbagai kalangan untuk melengserkannya dari kursi kepresidenan. Sementara itu adik kandungnya, Rachmawati, yang juga Ketua Partai Pelopor telah mendeklarasikan Front Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera). |
DPA Tak Bisa Minta Presiden Batalkan Divestasi Indosat
BOGOR- Masalah divestasi Indosat kembali mencuat, menyusul saran Dewan Pertimbangan Agung (DPA) agar Presiden Megawati Soekarnoputri membatalkan divestasi Indosat. Sekretaris Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bacelius Ruru mengemukakan, saran DPA ke Presiden untuk membatalkan divestasi Indosat tidak dapat dilakukan begitu saja. |
|
|
Kentongan Pertanda Ada Lahar Dingin
|
Giliran PKT Menjadi Korban
|
|
|
Belum Dapat Menemukan
|
Penembakan Kapal Filipina Sesuai Prosedur
SURABAYA- Penembakan terhadap empat kapal ikan Filipina oleh KRI Ki Hajar Dewantara dan KRI Untung Surapati pekan lalu telah sesuai dengan prosedur. Bahkan juga sudah sesuai dengan protap keamanan laut Indonesia. Hal itu ditegaskan Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh baru-baru ini di Surabaya, seusai upacara wisuda 38 lulusan Sekolah Tinggi Teknologi TNI-AL (STTAL). |
|
|
"Walk Out"-nya Sutoyo Abadi Disesalkan
SEMARANG- Sejumlah anggota DPRD Jateng menyesalkan sikap Sekretaris FPG Drs H Sutoyo Abadi yang walk out (WO) dalam sidang paripurna dengan agenda penetapan APBD Jateng 2003 di Gedung Berlian, Kamis (30/1) lalu. |
Ketua Hipmi Jateng Disarankan Mundur
SEMARANG- Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jateng Drs H Hardono MBA disarankan mundur dari jabatan yang dipegangnya kini. Sementara itu mekanisme pengunduran diri bisa melalui forum musyarawah daerah luar biasa (musdalub) atau forum sejenis yang konstitusional. |
|
|
PWI Jateng Gelar Talk Show UU Penyiaran
SEMARANG - Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Jateng akan menggelar talk show "Implikasi dan Prediksi Pemberlakuan UU Penyiaran" dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2003. Acara di Ruang Poncowati Hotel Patra Jasa Semarang, Kamis, 6 Februari 2003, itu untuk mengupas berbagai implikasi, terutama di daerah, setelah UU baru tersebut diterapkan. |
Hasyim Dicalonkan sebagai Wapres Golkar Harus Melamar ke PBNU
|
|
|
Hati-hati Penipuan lewat Telepon
BOYOLALI - Hingga kemarin, 20.086 orang calon haji sudah diberangkatkan melalui Embarkasi Adisumarmo, Solo, dengan 62 kelompok terbang (kloter). Dijadwalkan pemberangkatan berakhir lusa. |
Februari, Harga BBM "Dikunci"
JAKARTA - Wakil Presiden Hamzah Haz mengakui harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri sangat dipengaruhi oleh perkembangan di Irak dan gejolak politik di Venezuela. |
|
|
Penyimpangan Raskin karena Ada Kesempatan
DEMAK - Penyimpangan pembagian beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang mencuat di sejumlah daerah, menurut Kepala Badan Urusan Logistik (Kabulog) Widjanarko Puspoyo, karena ada kesempatan untuk melakukan hal tersebut. |
Pembukaan Garebeg Meriah
DEMAK- Harga kaveling di arena Garebeg Besar Demak yang mahal hingga beberapa lipat, membuat Bupati Dra Hj Endang Setyaningdiah prihatin. Dia meminta maaf kepada para pedagang. |
|
Dikejar, Sisa Perampok Bukitsari
SEMARANG- Enam perampok di rumah Toni Susilo (47) Jalan Bukit Ganda Raya 2A Bukitsari, Semarang dan membawa kabur uang tunai Rp 500 juta serta melukai dua anggota Brimob Srondol pada Senin (27/5/2002) diringkus polisi. Masih ada sisa anggota kelompok itu yang masih dikejar aparat. |
Perang Irak-AS Akan Ubah Politik Dunia
SEMARANG- Bila benar terjadi perang antara Amerika Serikat dan Irak, maka akan terjadi perubahan politik dunia. "Dalam peperangan tersebut akan ada dua kemungkinan, yaitu Irak atau AS yang menang," ungkap mantan Kabakin Zaini Azhar Maulani saat menjadi pembicara utama dalam bedah buku Mengapa Barat Memfitnah Islam di TBRS, Minggu (2/2). |
|
|
AS Incar Cadangan Minyak
JAKARTA- Kampanye Amerika Serikat yang menggebu-gebu untuk menyerang Irak dengan berbagai pertimbangan yang dipaksakan, tidak lepas dari motif terselubung. Yaitu mengincar minyak Irak. ''Motif serangan tersebut juga tidak lepas dari keinginan AS untuk menguasai sumber-sumber minyak Irak, yang berdasarkan catatan memiliki cadangan 112 miliar barel.'' |
Pergolakan Panjang Memahami Jagad Jawa
JUMAT (24/1) di Ruang Sidang Suara Merdeka digelar diskusi ''Memahami Borobudur dari Seluruh Mata Angin'' yang melibatkan para pakar berbagai disiplin, stakeholders, dan peminat ''masalah Borobudur''. |
|
|
Ketuklah Pintu Kamadhatu
Sekarang sungguh salah mangsa jika pemerintah sebagai salah satu stake holder pembangunan main ''jalan dulu urusan belakangan''. Reaksi kontra sebagian masyarakat Borobudur terhadap rencana pembangunan Pasar Seni Jagad Jawa adalah bukti salah mangsa itu. Mereka protes dengan berbagai cara. |
''Kabotan Jeneng, Kabotan Donya''
HATI-HATI menerakan nama. Salah-salah bisa bikin celaka. Dan Jagad Jawa, paling tidak menurut pakar Horoskop Jawa Ki Hudoyo Doyodipuro hanya akan menjinjing lelara. ''Kalau nama itu tetap dipakai akan menimbulkan masalah besar. Setiap saat menimbulkan sengketa.'' |
|
|
Suara yang Tersembunyi
DENGAN penampilan yang jauh dari gebyar pariwisata, Priyoto maju dan duduk di samping Prof Ir Eko Budihardjo MSc yang siang itu menjadi moderator diskusi. ''Bagi kami, proyek Jagad Jawa itu sebuah mouse trap. Calon lokasinya pun di sudut. Ya, seperti perangkap tikus yang kita letakkan di pojok kamar.'' Hadirin gemremeng. Tidak menduga lelaki berkulit legam itu berlidah ''lentur''. |
Menjadi Monumen yang Menghidupi
''BOROBUDUR itu monumen mati!'' Kalimat itu keluar dari bibir seorang perempuan setengah baya yang lembut, seorang arkeolog bernama Prof Dr Edi Sedyawati. Tidak menggelegar, memang, tetapi apa yang dikatakannya itu mampu memberikan pengaruh yang besar dalam pertukaran wacana yang terjadi di ruang redaksi Suara Merdeka pada 17 Januari lalu. |
|