logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 24 Januari 2003 Sala  
Line

''Alhamdulillah, Turis Asing Bermunculan''

KEKHAWATIRAN sepinya turis mancanegara ke Indonesia setelah tragedi peledakan bom di Bali yang melanda pebisnis wisata di Solo berangsur-angsur sirna.

Hal itu setelah melihat kenyataan di jalan-jalan Kota Bengawan terlihat banyak orang bule berseliweran. Hal itu menggembirakan hati General Manager Hotel Agas Solo Willy C Wungo.

''Alhamdulillah, turis asing sudah banyak bermunculan di Solo. Mereka banyak yang datang ke Solo sebagai kota alternatif tujuan wisata,'' ungkap dia seusai meniup lilin peringatan HUT Ke-7 Hotel Agas, Selasa malam.

Lelaki dari Kalbar yang baru menduduki jabatannya dua bulan itu mengungkapkan, rasa khawatir sepinya tamu hotel setelah peledakan bom di Bali memang terjadi. Namun kekhawatiran itu tidak terbukti. ''Nggak ada masalah, kondisinya sudah membaik.''

Banyak sedikit turis mancanegara yang datang ke Indonesia dan khususnya ke Solo, ujar Willy, tidak banyak berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel yang dipimpinnya. Sebab, tamu-tamunya selama ini sebagian besar warga Indonesia. ''Tamu kita 50% dari kalangan pebisnis, selebihnya keluarga''.

Kalangan itu, ujar dia, menghendaki suasana tenang. Mereka menginap di hotel juga mencari suasana tenang dan nyaman. Itulah sebabnya Melati Pub di hotel itu diset bernuansa lagu-lagu berirama slow.

Setiap malam, hiburan solo organ mengalunkan lagu-lagu kenangan lama. Hanya malam Minggu atau seminggu sekali ditampilkan hiburan band.

''Melati Pub suasananya memang diset mengalunkan lagu-lagu lama. Cocok untuk umur empat puluhan. Sengaja kami tidak memunculkan suasana ingar-bingar karena mereka butuh ketenangan. Dengan suasana demikian, mereka enjoy.''(Subakti A Sidik-78j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA