logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 17 Januari 2003 Berita Utama  
Line

Seorang Calon Haji Menghilang dari Asrama

BOYOLALI - Di tengah kesibukan mengurusi keberangkatan jamaah haji, petugas Asrama Haji Donohudan dibuat kalang kabut. Seorang calon haji bernama Sukur Hadi Purnomo (62) asal Kabupaten Magelang menghilang dari asrama.

"Kami mengetahui dia menghilang karena tidak nongol ketika dipanggil lewat pengeras suara untuk persiapan pemberangkatan, Senin (13/1)," papar Humas PPIH Akhmad Su'aidi SPd, kemarin.

Ditunggu hingga menjelang keberangkatan ke Tanah Suci (15/1) pukul 05.51, calon haji yang masuk kloter 15 tersebut belum juga nongol. Akhirnya, pihak panitia memutuskan dia dimutasi ke kloter lain sembari menunggu kepastian keberadaannya.

Kepastian keberadaan Sukur baru diketahui setelah panitia menerima telepon dari pihak keluarga yang mengabarkan yang bersangkutan kembali ke rumahnya. Selain itu, pihak keluarga juga meminta agar keberangkatan Sukur dibatalkan. Permintalan pembatalan diperkuat dengan surat tertulis yang ditandatangani anaknya, Taufik Cahyono (24).

Menghilangnya Sukur itu berawal ketika dia pamit kepada rombongannya untuk pergi sebentar keluar asrama. Tak diketahui pergi dengan kendaraan apa, dia ditemukan Rubadi Prayitno warga Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Boyolali pada 15 Januari pukul 03.30.

Curiga

Semula Rubadi curiga ketika melihat orang tua bersarung dan memakai kaos pada saat dini hari. ketika ditanya, dia menjawab akan rapat haji. Pada saat didesak rapat di mana, dia tidak menjawab malah pergi. Ketika akan menunaikan shalat subuh, Sukur datang lagi menemui Rubadi.

"Lalu, dia diajak shalat berjamaah. Setelah shalat, dia ditanya oleh anggota jamaah shalat subuh. Akhirya diketahui, rumah Sukur di Desa Nusupan, Kecamatan Salaman, Magelang."

Setelah mengetahui alamatnya, Rubadi dan temannya, Suparman, mengantar Sukur hingga ke rumah. Mengingat kondisinya tersebut, pihak keluarga mengajukan permohonan mengundurkan diri secara tertulis.

Sementara itu, hingga kemarin, masih ada dua calon haji yang dirawat di RSUD Dr Moewardi, Solo. Mereka adalah Kurdi bin Kasmijan (61) asal Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, yang masuk kloter 20 dan Jumono bin Jember (47) asal Brambang Karangawen, Kabupaten Demak. Keduanya dimutasikan ke kloter lain sambil menunggu sembuh.

"Sementara itu Jartani bin Dillah (91) asal Kalteng yang masuk rumah sakit pada 9 Januari lalu menyatakan membatalkan keberangkatan haji. Dia diambil keluarganya pada Selasa (14/1) lalu untuk dirawat di daerah asalnya."

Dari Madinah dilaporkan, Masjid Nabawai mulai penuh sesak oleh jamaah salat, hingga meluber keluar. Sementara itu, telah terjadi kebakaran di kamar No 208 Hotel Qasrul Amir, tempat jamaah haji Indonesia menginap, pukul 03.00, pada tanggal 13-01-03, akibat arus listrik pendek, yang disebabkan oleh salah seorang penghuni kamar tersebut memasak air dan ditinggal ke masjid. Tak ada korban jiwa, hanya empat koper dan empat tas tentengan ikut terbakar.

Kepada mereka diberikan santunan oleh pemilik hotel 1.000 riyal. Kamar langsung diperbaiki dan kembali seperti semula, bahkan tidak kelihatan bekas-bekas kebakaran. (G10-29e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA