logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 3 Januari 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pencari Kayu Bakar Tewas di Sungai Kandangan

GROBOGAN- Margiyo (60), warga Desa Linduk, Kecamatan Gabus kemarin ditemukan tewas akibat terseret arus Sungai Kandangan, sekitar 100 meter dari rumah korban. Lelaki lanjut usia itu tergulung air bah saat mencari kayu bakar dan terseret banjir.

Diduga dia terpeleset dari tanggul ketika berusaha mengambil kayu yang terbawa arus. Setiap desa itu diguyur hujan lebat, lelaki tua tersebut selalu mencari kayu bakar yang terbawa arus.

Sebab, dipastikan sungai yang tak jauh dari rumahnya banjir dan banyak kayu bakar dari hutan yang terbawa arus.

''Minggu lalu korban sudah mendapatkan satu tumpuk kayu bakar di sungai itu,'' tutur beberapa warga Linduk. Namun, kemarin saat berusaha mengambil kayu besar, dia terseret arus deras.

Terpisah

Mayat korban ditemukan beberapa kilometer dari tempat kejadian. Beberapa hari sebelumnya, dua anak kecil ditemukan tewas terseret air saluran di depan rumahnya, di Desa Temurejo, Kecamatan Karangrayung. Keduanya, Fauzi (6) dan Afidatul Asma (5).

Kedua anak itu semula bermain-main di saluran depan rumah dengan membawa tas plastik. Tiba-tiba datang banjir bandang yang airnya meluber ke halaman rumah.

Akibatnya, dua anak itu terseret arus hingga beberapa kilometer. Mayatnya ditemukan beberapa jam setelah kejadian.

Ibu korban bersama beberapa warga mencari dari saluran depan rumah sampai ke desa lain. Karena tidak ditemukan, dia kembali. Korban Fauzi dan Afidatul Asma ditemukan di tempat terpisah.

Beberapa warga mengungkapkan, dua anak kecil itu sering bermain-main di saluran depan rumah. Bahkan kerap kali mencari ikan di saluran irigasi teknis tersebut.(A23-45j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA