logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 3 Januari 2003 Budaya  
Line

Helmi dan Alya Berduet Cinta

PRESENTER kuis Siapa Berani, Helmi Yahya dan Alya Rohali, meluncurkan album duet bertajuk Karena Hanya Dirimu, Kamis (02/01) sore, di Hard Rock Cafe Jakarta.

Album yang akan beredar di pasaran minggu pertama Januari 2003 itu berisi 10 tembang. Hampir semuanya lagu daur ulang. Dengan mengusung warna pop, album itu beredar di bawah bendera Harpa Recods.

Saat tanya jawab dengan wartawan, Helmi menampik tudingan bahwa peluncuran album duet tersebut merupakan wujud aji mumpung atas kesuksesan kuis yang mereka pandu di Indosiar itu

Tentang keterlibatan Alya Rohali, pasangannya dalam memandu kuis yang mendapatkan penghargaan dalam Panasonic Awards dan kuis nomor dua di Asia, adik kandung Tantowi Yahya itu menjelaskan, dia melihat artis cantik itu memiliki talenta yang tidak kalah unggul untuk menjadi penyanyi.

Risiko Kecil

Meski hanya menjadi penyanyi pendamping, Alya yang mempunyai warna vokal falset ternyata cukup mewarnai album tersebut. Itu dibuktikan ketika mereka berduet membawakan lagu ''Karena Hanya Dirimu'' ciptaan Harry Tasman.

Putri Indonesia 1995 yang sedang menyelesaikan program S2 Komunikasi di Universitas Indonesia itu secara jujur mengakui, basis kemampuan vokalnya sebatas mengikuti paduan suara di SMA. ''Tapi bukan berarti saya tidak menguasai teknik-teknik olah vokal,'' imbuhnya.

Lain halnya Helmi yang berasal dan tumbuh dari keluarga penyanyi, serta terlibat dalam dunia tarik suara sejak di SD hingga kuliah di STAN Jakarta.

Handoko, selaku produser album tesebut, menyatakan pemilihan lagu-lagu nostalgia bukan tanpa alasan.

''Unsur spekulatif pada lagu lama yang telah dikenal masyarakat relatif kecil dibandingkan dengan lagu baru. Kita tinggal membungkus lagu-lagu itu dengan aransemen yang lebih menarik dan easy listening.''

Helmi pun mengatakan, ''Tidak mungkin saya bersaing dengan ikon-ikon musik Indonesia yang telah menancap di benak masyarakat.''

Meski terhitung agak terlambat, tampaknya Helmi Yahya berniat mengejar langkah kakaknya yang telah menelurkan album lawas berwarna country.

Akankah album yang muncul di tengah tiarap industri rekaman itu mendapatkan sambutan masyarakat? Kita tunggu saja. (Benny Benke-75)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA