logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 19 Desember 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Rekomendasi Komisi E Baru Dibahas

KARANGASEM- Meski surat Komisi E DPRD Surakarta kepada pimpinan Dewan agar menindaklanjuti rekomendasi atas penundaan pengadaan buku paket SD/SLTP sudah dikirim 3 Desember lalu, ternyata hal tersebut baru dibahas dalam rapat kemarin.

Itu pun pengambilan keputusannya lewat rapat antarpimpinan DPRD, pimpinan fraksi, dan pimpinan komisi. Padahal berdasar pengalaman yang selama ini berlangsung di Dewan, rekomendasi komisi kepada eksekutif biasanya tanpa dibahas melalui forum semacam itu dan cukup diteken empat pimpinan DPRD, sehingga pelaksanaan rapat yang dipimpin Ketua Dewan Bambang Mudiarto itu memunculkan perdebatan.

''Komisi E di DPRD kan sudah membahas proyek buku itu dengan mengundang banyak pihak. Sebaiknya kami percaya, bahasan Komisi E yang anggotanya dari semua unsur fraksi. Pimpinan Dewan teruskan saja rekomendasi ke Wali Kota tanpa minta persetujuan forum itu,'' papar Sekretaris Fraksi Pembaharuan (FP) yang juga Sekretaris Komisi A M Fajri.

Wakil Ketua Komisi E KP Satryo Hadinagoro sependapat. Dia mengemukakan, surat komisinya ke pimpinan Dewan segera dilanjutkan ke eksekutif.

Ketua DPRD Bambang Mudiarto menjelaskan, forum itu digelar atas hasil rapat pimpinan Dewan. ''Kami ingin minta saran, apakah rekomendasi itu dikirim ke eksekutif atau dijadikan keputusan Dewan yang perlu persetujuan paripurna. Selain itu, karena ada suara-suara penundaan proyek itu harus lewat paripurna lantaran anggarannya lewat APBD.''

Tidak Etis

Hal itu mendapat tanggapan beragam. Satryo mempertanyakan, mengapa beberapa rekomendasi lain seperti dari Komisi E soal Upah Minimun Kota (UMK) beberapa waktu lalu, tidak dibahas lewat forum semacam itu. Bahkan Ketua Komisi E Heru S Notonegoro SH MH dengan nada tinggi menekankan, pimpinan Dewan tak etis menggelar forum itu untuk meminta persetujuan perlu atau tidak rekomendasi komisinya ditindaklanjuti ke eksekutif.

Setelah perdebatan sekitar 45 menit, diputuskan rekomendasi Komisi E tentang penundaan pengadaan buku paket SD/SLTP sekitar Rp 3 miliar itu akan dikirimkan ke Wali Kota. ''Bila maunya rekomendasi itu diteruskan, ya hari ini (kemarin-Red) akan kami layangkan ke Wali Kota.'' (D11-17j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA