
| Kamis, 19 Desember 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Jl Sudirman Bersih PKLBALAI KOTA- Sesuai dengan instruksi Wali Kota Surakarta Slamet Suryanto, Jalan Sudirman harus bersih dari pedagang kaki lima (PKL). Pasalnya, jalan tersebut merupakan jalan utama menuju ke Balai Kota Surakarta. Ketentuan itu juga termuat dalam Perda Nomor 6/2001 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Surakarta. ''Wali Kota pernah mengintruksikan agar Jalan Sudirman bersih dari PKL. Sebab, jalan itu sebagai jalan utama para tamu yang akan mengunjungi Balai Kota Surakarta. Hal itu juga pernah disampaikan Pak Sekda (Drs H Qomaruddin MM-Red) kepada Kantor Satpol PP dan Kantor PKL,'' ungkap Kasi Penegakan Perda Kantor Satpol PP Surakarta Eko Nugroho SH kepada wartawan, Rabu (18/12) kemarin. Dia mengakui penertiban kawasan tersebut belum sepenuhnya optimal. Selain dari jumlah yang relatif banyak, lebih dari 20 orang, para pedagang tersebut belum diberi surat edaran resmi yang melarang penggunaan Jalan Sudirman bagi PKL. ''Sosialisasi lisan saja baru dilakukan baru-baru ini. Tentu saja mereka perlu diberikan surat edaran tertulis. Kami akan mengusulkan agar dilakukan awal Januari nanti.'' Namun dia membantah, penertiban PKL hanya terbatas pada event kedatangan Presiden RI Megawati Soekarnoputri saat meresmikan Balai Kota Surakarta yang direncanakan pada 23 Desember mendatang. ''Memang menjelang kedatangan Bu Mega, penertiban PKL lebih intensif. Namun tidak berarti hanya berhenti pada kedatangan Presiden. Setelah itu pun akan terus kami tertibkan,'' paparnya sembari menjelaskan, selain Jalan Sudirman, kawasan sekitar tempat peribadatan juga harus bersih dari PKL. Operasi Intensif Menjelang kedatangan Megawati ke Solo, operasi penertiban dilakukan lebih intensif. Seharian kemarin operasi dilakukan sejak pukul 03.00 dini hari di Jalan Adisucpto. Operasi yang dilakukan tim gabungan dari Satpol PP dan Kantor PKL itu kemudian dilanjutkan dengan operasi pada pukul 08.00 di Jalan Sudirman dan terakhir pada pukul 14.00 di Jalan Urip Sumoharjo. Di kawasan Jalan Adisucipto, PKL melanggar ketentuan dengan mendirikan kios di jalur hijau. Tiga belas kios PKL kemudian dipindahkan ke trotoar. Sementara itu di Jalan Sudirman, 24 PKL menutup dagangannya menjelang kedatangan Megawati. Ada kesepakatan, penutupan pada 22-24 Desember. ''Kami berharap, tidak hanya saat kedatangan Mega ke Solo mereka tutup, tapi seterusnya. Sebab, Jalan Sudirman harus bersih dari PKL.''(G13-17j) |