
| Selasa, 17 Desember 2002 | Sala |
Buyar Harapan Yanti Punya Rumah
SRAGEN- Buyar sudah harapan Yanti (32) untuk membangun rumah sepulang bekerja di Taiwan. Sebab rumah milik warga Bontet, Desa Srimulyo, Gondang ukuran 4x6 m yang diborongkan Danang (40) senilai Rp 23 juta itu belum rampung. Sementara itu Danang, warga Kebonromo, Kecamatan Ngrampal sejak November silam kabur dan sulit dihubungi. ''Saya berusaha mengontak, tapi tidak pernah ketemu,'' tutur Yanti. Semula Yanti, awal September, sepulang dari Taiwan berniat membangun rumah dengan dana Rp 23 juta. Kebetulan Danang bersedia menawarkan untuk menggarap rumah itu. Sesuai dengan perjanjian, dengan dana itu rumah pasti rampung. Sebagai persiapan, Yanti menyerahkan uang tunai Rp 13 juta serta menjual motor Suzuki Bravo Rp 6,1 juta. Total dana yang dikeluarkan Rp 19,1 juta. Sesuai dengan perjanjian, kekurangan sekitar Rp 4 juta akan dibayarkan setelah rumah mendekati tahap akhir penyelesaian. Namun setelah dua bulan, ternyata yang digarap hanya fondasi rumah dan empat kusen kayu jati. Padahal bila diperhitungkan, dananya mencukupi untuk membuat dinding sehingga pemasangan genting rumah. Danang Kabur Karena proyek rumah berjalan lambat, dia berniat meminta penjelasan Danang. Namun setiap kali dicari tidak pernah ketemu. Kabarnya Danang kabur dan sudah sejak sebulan lalu meninggalkan rumah. Sementara itu keluarga Yanti berharap, rumahnya bisa segera rampung untuk ditempati. Danang kemarin masih kesulitan dihubungi untuk dimintai konfirmasi. Yanti menjelaskan, dia akan menyelesaikan perhitungan penggarapan rumah secara baik-baik dengan pelaku. Namun bila pelaku tidak mau bertanggung jawab, dia akan menyerahkan persoalan itu ke polisi.(nin-17j) |