
| Selasa, 17 Desember 2002 | Olahraga |
Kontrak Nurul Diangsur Tiga KaliSEMARANG - Setelah terjadi tarik ulur harga kontrak dan gaji, akhirnya Nurul Huda menandatangani kontrak di hadapan manajemen PSIS di Jl S Parman, kemarin. Semula, mantan pemain PSSI Primavera seangkatan dengan kapten tim PSIS Eko Purjianto itu minta dikontrak Rp 30 juta dengan gaji Rp 3 juta/bulan. Namun, manajemen menawar harga tersebut. Dari tawaran awal kontrak Rp 5 juta dan gaji Rp 2 juta, dinaikkan menjadi Rp 10 juta dan Rp 2 juta. Setelah tarik ulur hampir satu minggu, akhirnya disepakati nilai kontrak pemain itu Rp 15 juta, dengan gajinya tetap Rp 2 juta. "Sebelum itu manajemen mematok kontrak Rp 10 juta, akhirnya dinaikkan menjadi Rp 15 juta, gajinya tetap Rp 2 juta. Harga itu masih ada catatan, yakni kontraknya diangsur tiga kali. Jadi, pada saat tanda tangan kemarin, Nurul hanya menerima Rp 5 juta," tutur salah satu sumber di PSIS. Manajer Tim Yoyok Sukawi ketika dimintai konfirmasi lewat handphone juga tidak mengelak. Tawaran rendah itu terpaksa diajukan, karena keuangan PSIS sedang menipis. "Harapan kami, dana dari Pemkot (APBD Kota Semarang-Red) pada Januari sudah turun. Kalau turun, kekurangannya akan langsung kami lunasi. Namun, kalau belum akan kami bayar dalam tiga tahap. Nurul sudah sepakat mengenai hal ini," tambahnya. Jalan lain, dia berharap ada bapak angkat seperti ketika Simon Legiman menjadi bapak angkat I Komang Putra dan Agung Setyabudi. "Akan lebih baik jika Pak Simom, Pak Gozali, atau Mas Yoyok Mardijo mau menjadi bapak angkat Nurul Huda," ujarnya. (C16-77e) |