
| Selasa, 17 Desember 2002 | Olahraga |
Sulut Calonkan Martina WidjajaMAKASSAR-Hanya Sulawesi Utara (Sulut) yang terang-terangan langsung menerima pertanggungjawaban pengurus lama dan mencalonkan Martina Widjaja sebagai Ketua Umum PB Pelti. Hingga saat ini ada tiga nama calon yang beredar, yakni Martina Widjaja, Permana Agung, dan Subronto Laras. Pada sesi pemandangan umum kemarin, baru lima dari 28 pengda yang tampil. Pada hari kedua, musyawarah nasional (Munas) mulai mengarah pada pencalonan ketua umum. Pengda Bali menyatakan tak ingin membeli kucing dalam karung, sedangkan Nusa Tenggara Barat (NTB) mengharapkan kehadiran figur ''gila tenis''. ''Pada prinsipnya, Pelti harus dipimpin orang yang tahu tenis,'' tegas Made Nariana dari Pengda Bali. Pengda Sulsel mempertanyakan tentang perincian uang masuk dan keluar Pelti. Mereka juga meminta penjelasan soal adanya kubu-kubuan. Pada kesempatan lain, Ketua Pengda Kaltim Adi Suyono menyatakan menerima pertanggungjawaban dan mengharapkan kondisi gonjang-ganjing di Pelti tak terulang lagi pada masa mendatang. Pengda NTB memberikan tanggapan singkat dan tegas. Mereka juga menerima pertanggungjawaban pengurus lama. Dipuji Wismoyo Sebelumnya, Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismunandar membuka Munas PB Pelti di Makassar Golden Hotel. Tak kurang 26 pengda hadir, sedangkan Bali menyusul kemarin karena tak mendapat tiket pesawat. Dalam kesempatan itu Wismoyo memberikan pujian atas prestsi tenis, terutama pada saat tampil di Asian Games Busan. Dia berharap prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Mengenai munas, dia berpesan agar masyarakat tenis tidak salah pilih ketua. ''Tenis membutuhkan orang yang punya kecintaan terhadap cabang ini, punya dedikasi dan punya pengalaman memimpin organisasi,'' tandasnya. (wgm-59k) |