logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Desember 2002 Berita Utama  
Line

Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Indonesia

TAIPEI - Presiden Taiwan Chen Shui-bian terpaksa membatalkan kunjungan rahasia ke Indonesia. Hal itu dinilai sebagai langkah mundur dalam upaya pulau berpemerintahan sendiri itu memecahkan rintangan diplomatik saingannya, Cina.

Sejumlah pejabat Taiwan kemarin menyatakan, Chen dijadwalkan terbang ke pulau wisata Bali, Minggu. Namun, ''liburan'' itu dibatalkan beberapa jam sebelum keberangkatannya setelah pemerintah Indonesia mendapat tekanan dari Cina.

''(Presiden) benar-benar telah merencanakan berkunjung ke Indonesia,'' kata Menlu Taiwan, Eugene Chien pada satu rapat subkomisi parlemen.

''Ada protes keras dan tekanan dari Cina komunis setelah berita (rencana kunjungan) itu bocor. Kami tidak dapat meneruskan kunjungan itu,'' kata Chien.

Sebuah media setempat mengutip sejumlah pejabat Taiwan yang mengatakan Chen tidak akan berusaha pergi ke Indonesia dalam waktu dekat ini menyusul kemunduran (upaya diplomatik) itu. Cina menganggap Taiwan sebagai provinsi pembangkang yang harus disatukan kembali dengan daratan Cina, bahkan dengan kekuatan militer jika perlu.

Negara itu berusaha mengucilkan pemerintah Taiwan yang hanya diakui oleh sekitar 30 negara. Cina juga memprotes keras setiap kali para pejabat Taiwan akan mengunjungi sejumlah negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Cina, seperti Indonesia.

Namun, para pemimpin Taiwan tetap berupaya meningkatkan citra internasional pulau itu, sering dalam bentuk ''diplomasi liburan'' yang diselubungi dengan kerahasiaan sangat tinggi.

Wakil Presiden Taiwan, Annette Lu, berkunjung ke Indonesia pada Agustus lalu. Kunjungan itu membuat marah Cina. Cina mengolok-olok kunjungannya itu sebagai lelucon. (ant-46e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA