logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Desember 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

RAPBD Salatiga Defisit Rp 3,96 M

SALATIGA - Rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kota Salatiga tahun anggaran 2003 diperkirakan defisit Rp 3.257.179.000. Sebab, rencana belanja lebih besar daripada penerimaan. Anggaran belanja Rp 137.040.802.000, sedangkan pendapatan hanya dianggarkan Rp 133.077.733.000.

''Kekurangan dana untuk menutup defisit anggaran akan dibahas lebih lanjut, karena diharapkan masih ada kenaikan pendapatan dari dana alokasi umum (DAU),'' kata Wali Kota Salatiga Kanjeng Raden Haryo (KRH) H Totok Mintarto, Senin (16/12).

Dia mengatakan hal itu saat menyampaikan Pengantar Nota Keuangan RAPBD Kota Salatiga 2003 di DPRD. Acara dibuka Ketua DPRD Ny Sri Utami Djatmiko Wardojo.

Rencana pendapatan itu, kata Totok, berasal dari tiga pos. Pertama, pendapatan asli daerah (PAD) Rp 15.710.100.000. Itu meliputi pajak daerah Rp 3.412.500.000, retribusi daerah Rp 7.360.900.000, hasil perusahaan modal daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp 535.500.000, serta lain-lain PAD yang sah Rp 4.401.200.000.

Kedua, pos dana perimbangan Rp 114.397.123.000. Dana itu terdiri aatas bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp 6.365.000.000, DAU Rp 100.260.000.000, dana alokasi khusus Rp 4.600.000.000 serta bagi hasil pajak dan bantuan keuangan provinsi Rp 3.172.123.000. Ketiga, dari pos lain-lain Rp 2.970.510.000.

Dengan pendapatan Rp 133.077.733.000, ternyata rencana belanja terhitung cukup tinggi, yaitu Rp 137.040.802.000. Itu meliputi dua pos berupa belanja aparatur daerah total Rp 56.628.701.000 dan belanja pelayanan publik Rp 80.412.101.000. Pos belanja aparatur daerah terdiri atas belanja administrasi umum Rp 45.151.112.000, belanja operasional, pemeliharaan Rp 4.707.617.000, dan belanja modal Rp 6.769.972.000.

Pos belanja pelayanan publik terdiri atas belanja administrasi umum Rp 43.910.225.000, belanja operasional dan pemeliharaan Rp 4.896.968.00, belanja bagi hasil dan bantuan keuangan belanja bagi hasil Rp 3.089.390.000, serta belanja tak sengaja Rp 4.475.750.000. (A2-73g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA