logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Desember 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Jalan Baru Klipang-Pucanggading

BALAI KOTA-Komisi D DPRD Kota meminta DPU Kota Semarang membangun jalan yang menghubungkan Klipang dengan Pucanggading. Tahun 1997 ada rencana membangun jalan itu. Bahkan Pemprov sudah membangun jembatan penghubungnya. Namun karena krisis ekonomi, pembangunan jalan dibatalkan.

Wakil Ketua Komisi Hj Siti Markamah mengatakan hal itu saat pembahasan rencana anggaran tahun 2003, Senin (16/12). Hadir Kepala DPU Ir Djoko Marsudi MTA MM.

Antara Klipang dan Rowosari sudah ada jembatan permanen yang dibangun tahun 1997. Karena belum ada jalan menuju Klipang, jembatan tersebut tidak bisa digunakan.

Seandainya jalan itu dibangun, warga Pucanggading dan sekitarnya lebih mudah menuju Ketileng. Warga Klipang dan sekitarnya juga akan lebih mudah menuju Pucanggading.

''Warga Pucanggading seandainya sakit akan memiliki akses lebih dekat menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),'' kata dia mencontohkan.

Selama ini, untuk menuju ke Pucanggading, warga Klipang harus memutar melalui Jalan Majapahit, yang berarti jarak dan waktu tempuhnya lebih lama.

Antara Klipang dan Pucanggading ada jalan tembus melalui Bendungan Kuncen melintasi Sungai Babon. Namun jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Untuk pengendara motor dan sepeda, pada musim hujan cukup berbahaya jika melalui jalan tembus itu. Selain jalannya licin, arus Kali Babon juga cukup kuat.

Ketua Komisi H Sriyono mengatakan, komisinya juga minta agar jalan menuju Rowosari juga dibangun. Embrionya sudah ada, baik dari arah selatan maupun utara. Dari arah selatan, jalan itu berakhir di jembatan Meteseh-Rowosari, dan dari arah utara melalui Pucanggading. (G6-13)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA