
| Selasa, 17 Desember 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Pemindahan Bonbin Akan lewat KajianBALAI KOTA-Rencana pemindahan Taman Margasatwa dan Kebun Raya (Margaraya) atau bonbin Tinjomoyo ke Mangkang akan melalui kajian. Selain itu, perlu dilakukan studi secara matang, dan diseminarkan untuk menyerap aspirasi serta berbagai usulan. Wali Kota H Sukawi Sutarip SH mengemukakan, setiap akan melakukan pembangunan tentu didahului dengan penelitian secara cermat. ''Tapi sebelum penelitian dilakukan kami juga punya gagasan,'' kata dia, Senin (16/12). Dia mengatakan, gagasan itu disampaikan kepada Dewan dalam suatu rapat paripurna. Namun untuk usulan secara detail, tentunya setelah melalui penelitian dan penyerapan aspirasi dari berbagai pihak. Pihaknya mengungkapkan, lahan yang tersedia di Mangkang luasnya sekitar 11 hektare, dan semuanya milik Pemerintah Kota. Namun tidak semua lahan itu akan dipakai untuk kebun binatang. Dengan demikian rencana pembuatan rest area sebagai pelengkap pembangunan terminal terpadu Mangkang tetap ada dan saling mendukung dengan keberadaan kebun binatang. Jika bonbin sudah direlokasi ke Mangkang, ujar dia, lokasi lama akan digunakan untuk hutan lindung. Lahan di lokasi tersebut akan ditanami pepohonan agar tidak longsor. Tahun 2003 rencana tersebut akan dianggarkan dalam APBD. Namun, dalam pengajuan yang sedang dibahas Dewan memang belum tercantum. ''Itu bisa diajukan dalam perubahan anggaran.'' Sekretaris FKB DPRD Kota H Idris Imron berpendapat, jika Tinjomoyo dijadikan hutan lindung, akan tepat jika ditanami pohon jati. Selain itu ada jenis buah-buahan tententu, misalnya mangga. Seperti diberitakan, bonbin Tinjomoyo akan dipindah ke Mangkang. Lokasi tepatnya di sisi selatan jalan raya Semarang-Kendal atau seberang rencana lokasi terminal terpadu Mangkang. (G7-13) |