logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Desember 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Pulang dari Hong Kong, Tewas di Belakang Rumah

CILACAP- Seorang wanita yang baru tiga bulan pulang dari Hong Kong, Yuniatun Astuti (32), warga RT 04 RW 06, Desa Wlahar, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Sabtu (14/ 12) lalu, ditemukan tewas di belakang rumahnya. Ketika kali pertama diketemukan, tubuh korban dalam keadaan terkubur namun tangannya menjulur keluar.

Diperoleh keterangan, selama ini Yuniatun Astuti bekerja sebagai TKW di Hong Kong. Sekitar tiga bulan yang lalu dia pulang ke kampung di Desa Wlahar, Kecamatan Adipala, Cilacap. Beberapa hari sebelum ditemukan tewas, dia terlihat berada di rumah. Bahkan sehari-harinya dia selalu ceria.

Hari Sabtu (14/12) pukul 17.00 tiba-tiba tetangga korban geger karena melihat ada gundukan tanah di belakang rumah dia. Sebab, ketika mereka mendekati gundukan tanah itu ternyata terdapat tangan manusia yang menjulur keluar.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Adipala. Begitu mendapat laporan, Kapolsek Ipda Eko Wempi bersama anggota Resintel segera menuju ke lokasi kejadian. Karena mencurigakan, Kapolsek Ipda Eko Wempi lalu menghubungi Polres Cilacap.

Petugas dari bagian identifikasi Polres menggali gundukan tanah tersebut. Ketika digali ternyata di dalamnya terdapat mayat wanita, yaitu Yuniatun Astuti.

''Di sekitar lubang tempat korban ditemukan terkubur, petugas menemukan sepucuk surat dan sebuah skop. Kini surat dan skop tersebut sudah diamankan untuk barang bukti,'' kata Kapolres Drs AKBP Drs Arif Wachjunadi didampingi Ipda Eko Wimpi Senin (16/12).

Berhubung kematian korban mencurigakan akhirnya mayat korban pada hari Minggu (15/12) diautopsi di RSUD Banyumas. Hal itu dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban yang sesungguhnya. ''Petugas sudah meminta keterangan para saksi. Terutama warga setempat yang mengetahui keberadaan korban sebelum ditemukan tewas maupun warga yang menemukan lokasi terkuburnya korban,'' ujarnya.

Tidak tertutup kemungkinan korban tewas karena dianiaya dan mayatnya dikubur di belakang rumahnya.

Namun untuk sementara petugas menduga bahwa korban tewas karena bunuh diri dengan cara mengubur dirinya sendiri. Alasannya, karena di dalam surat yang ditemukan petugas korban menyatakan tengah menderita tekanan batin yang sangat berat. (ag-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA