logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 Desember 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Puluhan Orang Minta Mel kepada Kru Bus

  • Uji Coba Terminal Pekalongan

PEKALONGAN - Uji coba terminal baru Kota Pekalongan di Gamer, kemarin, diwarnai dengan kemunculan puluhan orang yang meminta mel kepada kru bus yang hendak keluar. Besarnya mel Rp 500 - Rp 1.000 tiap bus. Namun pemerasan itu diketahui petugas keamanan sehingga dihentikan.

Pemerasan itu menimbulkan keresahan di kalangan kru bus, sehingga mereka terpaksa melapor ke aparat keamanan. Namun tidak sedikit bus yang memberikan uang itu lantaran ketakutan.

Setelah diusut petugas keamanan bersama polisi, ternyata puluhan orang itu menginginkan bekerja di dalam terminal. Karena itu, kemarin mereka diajak ke terminal dan dimusyawarahkan dengan aparat keamanan.

Kepala Kantor Perhubungan Drs Slamet Prihantono MM kemarin menjelaskan, berdasarkan musyawarah, ternyata 20 orang itu menginginkan bekerja di dalam terminal sebagai penawar jasa.

Namun mengingat pendaftar sebelumnya belum semua dapat disalurkan, masalah itu dikembalikan kepada Kepala Desa Baros, Gamer, dan Degayu yang mengoordinasi mereka.

''Kalau ada lowongan, tentu harus koordinasi dengan terminal,'' katanya.

Menurut dia, dari jumlah pedagang, penawar jasa, dan lain-lain yang sudah menyatu menjadi masyarakat terminal saat ini 1.045 orang.

Itu saja masih ada 226 pendaftar baru yang belum disalurkan, kecuali baru 32 orang. Kini ada 20 pendaftar baru lagi, sehingga untuk menentukan semuanya harus musyawarah dengan masyarakat terminal.

Berkaitan dengan pemindahan terminal bus tersebut, Slamet berharap semua penumpang dapat memanfaatkan fasilitas terminal untuk naik dan turun dari bus atau angkota. Sebab, fasilitas untuk naik kendaraan ke dalam dan ke luar kota dapat dilayani di dalam terminal.

''Semua jurusan baik ke Jakarta, Bandung, Semarang, Pemalang, Kajen, Batang, maupun ke dalam kota dapat dilayani di dalam terminal,'' katanya.

Uji coba terminal itu dimulai pukul 07.00 dan disaksikan Wali Kota Drs H Samsudiat MM, Ketua DPRD Suparno, Kapolres AKBP Drs Anas Yusuf, serta beberapa kepala dinas instansi terkait.

Begitu masuk, bus langsung menurunkan penumpang. Dengan mendapat pentunjuk petugas perhubungan, para sopir diberi tahu untuk masuk ke jalur yang ditetapkan sesuai dengan jurusannya. Di jalur itu bus dapat menaikkan penumpang untuk kemudian keluar kembali.

Setelah terminal baru dioperasikan, ternyata beberapa penumpang kecele di terminal lama, meski kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke terminal baru.

Sejak uji coba itu, terminal lama mulai pagi ditutup. Para pedagang langsung pindah ke terminal baru. Terminal lama pun sepi dan ditutupi pagar seng.

Meski demikian, dalam uji coba hari pertama kemarin, belum semua pedagang mau membuka usahanya di lokasi baru. Sebab, dari jumlah kios yang ada baru sebagian kecil yang dibuka.(A15-78c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA