| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 25 November 2002 |
Putra-putri Dalem Merasa Belum Siap
KERATON- Kalangan putra-putri dalem Sampeyan Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XII, menyatakan mereka merasa belum siap untuk menggantikan ayahanda mengelola dan memimpin lembaga Keraton Surakarta beserta seisinya. |
Pengakuan Ny Sarni, Tetangga Imam Samudera Tidak Curiga karena Baik Hati SOLO yang sempat disebut-sebut sebagai tempat persinggahan para pelaku peledakan bom di Kuta Bali ternyata sudah mengarah ke suatu tempat yang diyakini tempat mereka berkumpul. Tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polwil, Polresta dan Polres Sukoharjo yang telah melakukan penyelidikan di sejumlah tempat, |
|
Copet di Bus Makin Merebak
KOTA- Menjelang hari raya Idul Fitri, pelaku kejahatan di dalam bus mulai beraksi. Setelah Kamis (21/11) lalu, salah satu penumpang bus Baker, Sri Suparmi (50) warga Ngenden, Delanggu, Klaten menjadi korban pencopetan, aksi serupa terjadi Minggu, kemarin. |
Stasiun Balapan Dirikan Tenda Tidak Mudah Atasi Masalah Calo BANJARSARI- Untuk mengantisipasi jumlah antrean pembeli dan pemesan tiket, Stasiun Balapan akan dirikan tenda. Dengan tenda berkapasitas lebih kurang 300 orang dan dilengkapi tempat duduk masyarakat akan lebih nyaman. Tenda itu mulai didirikan pada H-7 mendatang. |
|
|
Tiga Calon Dekan Gugat Rektor UNS
KENTINGAN- Gugatan tiga calon dekan terhadap Rektor UNS atas pelantikan dekan di kampus itu, Sabtu lalu didaftarkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tiga calon dekan itu Ir Djoko Kuncoro (Fakultas Teknik), Prof Dr Setiono SH MS (Fakultas Hukum), dan Prof Dr Daliman Edi Subroto (Fakultas Satra). |
BEM Nilai Gugatan Tak Berdasar
KENTINGAN- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menilai, gugatan tiga calon dekan terhadap Rektor UNS ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sebenarnya tidak berdasar. ''Dengan kemunculan kasus itu, BEM kemarin berusaha ikut membahas. Isinya antara lain apa yang dilakukan Rektor dengan melantik sembilan dekan itu tidak melanggar ketentuan,'' |
|
|
Lomba Bedugan Sampoerna Hijau Pemenang I Dapat Sapi MANAHAN- Ribuan masyarakat memadati Gelora Manahan untuk menyaksikan acara ''Bedugan Rame-rame'' yang digelar oleh Sampoerna Hijau. Kebanyakan dari mereka adalah remaja tanggung atau ABG yang menghabiskan malam panjang sambil menikmati aneka lomba yang digelar, Sabtu lalu. |
Baru Sehari Jadi Staf Dinas Pasar
BALAI KOTA- Pergantian lima kepala pasar kelas I di Kota Surakarta menimbulkan ketidakpuasan beberapa kalangan. Pasalnya kelima kepala pasar yang diangkat Wali Kota Surakarta Slamet Suryanto 14 November 2002 lalu itu tidak memiliki latar belakang tentang pasar. |
|
|
Suasana Pecinan saat Deklarasi Hoo-Hap
SRIWEDARI- Suasana pecinan hadir di Gedung Grha Wisata Niaga saat deklarasi organisasi warga Tionghoa di Solo, Perkumpulan Hoo-Hap Solo, Sabtu malam lalu. Selain para anggota dan tamu undangan yang hampir semua keturunan Tionghoa, berikut sejumlah pengurus organisasi serupa dari Solo, Semarang, dan Yogyakarta, |
Disnakertrans Buat Posko TKI
SRIWEDARI- Mengantisipasi kepulangan para tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kota Solo dan sekitarnya menjelang Lebaran tahun ini, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Surakarta akan membuat Posko TKI. Di harapkan dengan posko tersebut dapat membantu kelancaran para TKI pulang ke kampung halamannya, |
|
| SERAMBI ''Ingin Kembangkan SDM'' HADIRNYA Perkumpulan Hoo-Hap Solo menambah semaraknya organisasi etnis Tionghoa yang sudah ada di kota ini. Setiap organisasi mempunyai kegiatan sesuai tujuan masing-masing. ''Kalau selama ini Persatuan Masyarakat Surakarta (PMS) sudah menggeluti bidang sosial dan kesenian, kami akan mengembangkan soal peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia),'' |
Lapangan Kottabarat Ditanami 300 Cemara
MANGKUBUMEN- Pembenahan Lapangan Mangkubumen atau sering disebut Lapangan Kottabarat, Banjarsari, Solo kini sudah mencapai hasil sekitar 50%. Proyek yang didanai melalui perubahan APBD 2002 dengan anggaran sekitar Rp 610 juta tersebut ditargetkan rampung pada 10 Desember. |
|
|
Larung Bisa seperti Festival di Amsterdam
TAMAN JURUG- Prosesi kirab getek Jaka Tingkir Larung Ageng 2002 di aliran Bengawan Solo yang dilepas dari Pesanggrahan Langenharjo (Sukoharjo) pada 15 Desember mendatang diharapkan kelak menjadi pesta rakyat di sepanjang sungai itu. Bahkan bila ada keterpaduan antarinstansi, kegiatan itu bisa seperti festival perahu tahunan di Amsterdam, Belanda. |
Warga Bisa Tuntut Ganti Rugi
KLATEN - Masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya lubang PT Telkom yang dibiarkan menganga di tengah Jalan Yogya-Solo tepat di Dukuh Ngangkruk, Desa Sumberejo, Klaten Selatan selama seminggu lebih bisa mengajukan tuntutan ganti rugi. |
|
|
Penyebab Kecelakaan Bukan Galian Telkom
SOLO- Kepala PT Telkom Solo Zaenal Abidin membantah penilaian bahwa penyebab kecelakaan di Jalan Yogya- Solo, tepatnya di Dukuh Ngangkruk Desa Sumberejo, Klaten Selatan adalah lubang galian Telkom. ''Bukan lubang galian Telkom, yang benar adalah tutup manhole (lubang masuk) jaringan kabel rusak tergilas kendaraan berat,'' |
Abang Becak Buka Bersama
KLATEN - Seribu tukang becak, tukang ojek dan petugas kebersihan di wilayah Klaten kota mengikuti acara buka bersama keluarga Suseno Haryo Saputro di Kalikuning Kecamatan Kalikotes, Sabtu (23/11) petang lalu. Para tukang becak hadir dengan mengandarai becaknya atau bersepeda sejak pukul 16.00 dan mengikuti sejak awal acara. |
|
|
Ki Manteb Gelar ''Wayang Kekecewaan''
KARANGANYAR- Senin malam Selasa Legi ini (25/11), dalang kondang asal Desa Doplang, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar menggelar pentas ''wayang kekecewaan'' di Gedung DPRD kabupaten itu. Wayang kulit semalam suntuk yang akan digelar mulai pukul 21.00 hingga saat sahur itu, merupakan syukuran beberapa komponen warga setempat atas ''kekecewaannya'' |
Pembayaran THR Jangan Tunggu Demo Buruh
WONOGIRI-Pembayaran tunjangan hari raya (THR), kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Wonogiri Muhamad Zainudin SSos, hendaknya jangan sampai menunggu demo buruh. Artinya, jangan sampai majikan baru memberikan THR setelah didemo para pekerjanya. |
|
|
Penjahat Bercelurit Rampas Yamaha
SRAGEN-Menjelang Lebaran, aksi kejahatan perampasan motor menunjukkan peningkatan. Sutrisno (27), warga Desa Karangpelem Kecamatan Kedawung, kehilangan motornya setelah tak berdaya diancam dengan celurit oleh dua penjahat. Dua penjahat tersebut mengacungkan celurit ke arah leher korban dan membawa kabur motor Yamaha Vega AD-5984-DN seharga Rp 9,5 juta. |
Perlu Bukti untuk Kasus Proyek Siluwur
SUKOHARJO- Dugaan penyimpangan bestek dalam Proyek Bendung Siluwur mendapat tanggapan anggota Dewan. Mereka mendesak Bawasda agar mengadakan penyelidikan mendalam terkait masalah tersebut. |
|
|
Komplotan Pencuri Motor Dibekuk
KLATEN- Setelah diburu cukup lama, Tim Reserse Polres Klaten dapat membekuk komplotan pencuri motor yang telah lama beroperasi di wilayah Klaten. Tiga orang telah dibekuk dan lima motor disita. Sayang, tiga tersangka masih buron. |
Minta Uang Ditolak Mariyadi Dianiaya
SUKOHARJO- Nasib nahas menimpa Mariyadi (31), warga Batu Tengah RT 01/11, Baturetno, Wonogiri, Kamis lalu. Lelaki yang berprofesi sebagai kondektur bus Ismo itu menjadi korban penganiayaan Teguh Santosa (23), warga Badran, Desa Mertan, Kecamatan Bendosari. |
|
| TERAS Dewan Akan Ditanting IHWAL penetapan fraksi yang molor berdampak negatif terhadap kegiatan Dewan di Sukoharjo. Padahal DPRD dihadapkan pada beberapa agenda penting, seperti pembahasan raperda dan RAPBD 2003. Kalau pembahasan RAPBD terlambat akan berdampak serius terhadap seluruh masyarakat. |
Sekretaris FPDI-P Bingung Mengisi Daftar Kekayaan
BOYOLALI - Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD Boyolali, Handono PN Putro mengaku bingung mengisi daftar kekayaan. Blangko daftar kekayaan yang sudah diterima sejak lima bulan lalu masih dibiarkan kosong. ''Karena itu kalau sampai sekarang saya belum melaporkan atau mengisi daftar kekayaan bukan berarti membangkang. |
|
|
P3K Merasa Jadi Oposisi
KLATEN - Paguyuban Partai Politik Klaten (P3K) yang beranggota 25 partai di luar DPRD, merasa dirinya organisasi ekstraparlemen yang mengontrol DPRD Klaten agar tidak bebablasan, termasuk dalam membuat Tatib yang melanggar UUD 45 dan HAM. Hal itu dikatakan Sekretaris P3K Narimo mengomentari makalah dosen Fakultas Hukum UNS Supanto SH dalam dialog terbuka. |
Ribut-ribut Pencabutan Tata Tertib (2-Habis) Keputusan Final Tak Perlu Fatwa MA PERDEBATAN tentang langkah yang seharusnya dilakukan DPRD Klaten setelah ada Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan Keputusan DPRD Klaten Nomor 23/2000 tentang Tata Tertib Pemilihan Kepada Daerah dan Wakil Kepala Daerah melanggar UUD 45 dan UU Nomor 22/1999 masih menarik diikuti. |
|