logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 25 November 2002 Sala  
Line

Pengakuan Ny Sarni, Tetangga Imam Samudera

Tidak Curiga karena Baik Hati

SOLO yang sempat disebut-sebut sebagai tempat persinggahan para pelaku peledakan bom di Kuta Bali ternyata sudah mengarah ke suatu tempat yang diyakini tempat mereka berkumpul.

Tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polwil, Polresta dan Polres Sukoharjo yang telah melakukan penyelidikan di sejumlah tempat, kemarin pagi sudah menemukan sejumlah tempat yang dipakai untuk peristirahatan Imam Samudera, Dulmatin alias Joko Pitono atau sering mengunakan nama lain yaitu Nova Ariyanto dan Abdul Gani di Dukuh Mantung, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo.

Penggeledahan ketiga rumah di wilayah Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol Minggu sekitar pukul 10.30 menarik perhatian masyarakat.

Mereka mengaku kaget karena tidak menyangka, tetangga yang selama ini mengontrak rumah di sana ternyata buron polisi.

Menurut Ny Sarni (42), warga Dukuh, Desa Sanggrahan RT 4/3, dirinya sama sekali tidak menyangka tetangga yang mengontrak rumah di sebelah timur rumahnya tersebut ternyata salah seorang pelaku bom Bali.

Uniknya, selama ini dia tidak mengetahui nama tetangganya itu. ''Saya tahu kalau namanya Imam Samudera setelah diberitahu anak saya yang nonton siaran berita di TV. Dan bertambah yakin setelah ada penggeledahan tadi,'' katanya.

Diakui, Imam dan istrinya sangat baik terhadap para tetangga.

Meskipun yang dikenal hanya anaknya yang berjumlah 4 yaitu, Abdullah (6), Salsabila (4), Tasmin (2) dan Imah (2 bulan). Keempatnya dikenal sebagai anak yang pintar dan pandai membawa diri.

''Anak-anaknya sangat pintar, kalau ditanya langsung dijawab dengan tegas. Anak saya juga sering dibawakan oleh-oleh seperti roti dan buah- buahan.''

Selain itu, warga juga tidak mengetahui pekerjaan tetangga yang kos di rumah Purwadi itu. Yang diketahui, kalau berangkat malam hari dan baru pulang keesokan harinya.

Namun menurut pengakuan istrinya, katanya bekerja di bidang komputer. Karena pandai membawa diri, Ny Sarni dan para tetangga tidak menaruh curiga.

Sebaliknya, dia kaget saat tetangganya itu pamit karena akan pindahan. ''Seingat saya pamitannya itu hari Selasa sekitar seminggu sebelum kejadian Bali. Menurut pengakuan istrinya, katanya suaminya pindah bekerja di Lampung.''

Setelah Tim Investigasi yang dipimpin Kaditserse Polda Jatenga, Kombes Pol Drs Rusbagyo menemukan tiga rumah yang dikontrak Imam Samudera, Nova Ariyanto atau yang diduga Dulmatin alias Pitono dan rumah kontrakan Abdul Gani, siangnya tim tersebut kembali menggeledah rumah Herniyanto (36), di Manang RT 2 RW 2, Grogol, Sukoharjo.

Rumah itu digeledah berdasar keterangan petugas, kalau Herniyanto sebagai orang yang mencarikan tempat singgah bagi Imam Samudera dan rekan lainnya. ''Dari tempat dia, petugas menemukan ratusan VCD tentang perjuangan jihad,'' tandas Kaditserse Polda Jateng Kombes Pol Drs Rusbagyo .(G11,G10,san-51)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA