logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 25 November 2002 Sala  
Line

Penjahat Bercelurit Rampas Yamaha

SRAGEN-Menjelang Lebaran, aksi kejahatan perampasan motor menunjukkan peningkatan. Sutrisno (27), warga Desa Karangpelem Kecamatan Kedawung, kehilangan motornya setelah tak berdaya diancam dengan celurit oleh dua penjahat. Dua penjahat tersebut mengacungkan celurit ke arah leher korban dan membawa kabur motor Yamaha Vega AD-5984-DN seharga Rp 9,5 juta.

''Kalau motor tidak diserahkan, saya akan dibabat dengan celurit,'' tutur saksi korban. Sejumlah warga dekat lokasi perampasan yang dilapori berusaha melakukan pengejaran, namun tidak tertangkap.

Diperoleh keterangan, aksi perampasan berawal ketika Sutrisno Jumat (22/11) petang melintasi jalan Batujamus - Karangpelem yang relatif sepi. Setibanya di Dukuh Karanganom, Desa Karangpelem dia dikejar dua pelaku berboncengan naik sepeda motor. Mereka langsung memepet korban. Karena jalannya dihalangi, korban berhenti.

Dua lelaki tak dikenal itu dengan sigap turun dari motor dan mengeluarkan celurit serta mengancam korban. ''Motormu gawa rene (Motormu bawa ke sini!),'' bentak pelaku. Khawatir dianiaya, korban menyerahkan motor buatan tahun l999.

Seorang pelaku yang semula membonceng rekannya, segera mengambil alih motor hasil kejahatan dan membawanya kabur. Mereka kabur meninggalkan korban di tengah bulak. Korban tindak kejahatan didampingi rekannya Prianto (30) mengadukan kasus perampasan itu ke Polsek Kedawung.

Kepada petugas korban menjelaskan, kalau melihat tingkahnya kemungkinan pelaku tega melukai jika dia mempertahankan motornya. (nin-20k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA