logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 25 November 2002 Olahraga  
Line

Sanksi Berat Akan Dijatuhkan

JAKARTA- Induk organisasi persepakbolaan tertinggi di Indonesia, PSSI, akhirnya meluluskan satu keputusan yang memang diinginkan sebagian besar klub peserta Divisi Utama Liga Indonesia, yakni sistem kompetisi penuh dalam satu wilayah.

Namun, keputusan itu juga akan disertai sebuah konsekuensi berupa sanksi tegas bagi klub-klub yang mogok tak mampu melanjutkan kompetisi di tengah jalan. Jika ada klub tak mampu meneruskan kiprahnya, apa pun alasannya, akan dijatuhi sanksi berat dan denda uang.

''Kalau ternyata nanti ada klub yang menyatakan mundur di tengah jalan, tidak mampu melanjutkan pertandingan hingga berakhirnya kompetisi, maka klub itu akan dikenai sanksi berat,'' tegas Sekjen PSSI, Tri Goestoro.

Menurut Tri, sanksi berat yang sudah terlampir dalam peraturan kompetisi menyebutkan, bila ada klub yang mengalami kendala tersebut, klub itu otomatis akan langsung terkena degradasi ditambah sejumlah denda. Namun, lanjutnya, sanksi degradasi dan denda masih akan dibahas lagi dalam pertemuan pengurus mendatang.

''Untuk denda, saya belum bisa menyebut nilai nominalnya. Sebab, kita masih akan membicarakan lagi masalah ini. Begitu juga sanksi degradasi, semua akan dibahas kembali sampai ada satu keputusan bulat,'' ujar Tri.

Dia menambahkan, diputuskannya format sistem kompetisi penuh dalam satu wilayah itu diharapkan bisa memuaskan semua pihak. Apalagi format kompetisi penuh satu wilayah pada kompetisi Liga Indonesia 2003 itu merupakan keinginan sebagian besar klub. Setidak-tidaknya 16 anggota Divisi Utama sejak awal meminta PSSI menggelar kompetisi dalam satu wilayah, sementara empat tim lain menginginkan kompetisi dijalankan sesuai dengan rencana awal, yakni dua wilayah dan baru menjadi satu wilayah pada tahun 2004.

''Mudah-mudahan dengan dikabulkannya permintaan sebagian besar klub, kompetisi bisa berjalan tanpa kendala apa pun, dan memiliki kualitas yang lebih baik dari kompetisi sebelumnya,'' harapnya.

Dia menambahkan, soal enam klub yang akan terkena degradasi serta dua tim dari Divisi I yang berhak promosi ke Divisi Utama, adalah untuk memenuhi target 16 tim seperti yang sudah direncanakan pada kompetisi liga tahun 2004.

Dengan model kompetisi penuh satu wilayah seperti ini, setiap peserta akan melakukan pertandingan 38 kali, yaitu 19 kali partai home dan 19 kali partai away. Setiap tim akan bertemu, tidak seperti musim-musim sebelumnya ketika menggunakan format kompetisi penuh dua wilayah yang membagi peserta ke wilayah timur dan barat. Tim dari wilayah timur tidak akan pernah bertemu tim barat, kecuali di babak ''8 besar''. Dalam model satu wilayah ini, babak ''8 besar'' ditiadakan karena juara dan tim yang degradasi akan diambil langsung dari hasil akhir kompetisi.

''Kompetisi penuh sebenarnya diprogramkan untuk tahun 2004. Karena tahun 2003 sudah dimulai, maka kita akan memberlakukan sistem jumlah degradasi seperti halnya format pembagian dua wilayah, yakni enam tim sekaligus. Sehingga pada tahun 2004, jumlah ideal 16 tim bisa tercapai,'' papar Tri. (wgm-77t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA