
| Senin, 25 November 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Penumpang KA Naik 3 %
SEMARANG- Peningkatan penumpang kereta api (KA) diperkirakan akan mencapai 3 % dibanding angkutan Lebaran tahun lalu. Peningkatan tersebut terjadi pada puncak arus mudik maupun arus balik. Humas PT KAI Daop IV Suprapto mengatakan, realisasi rata-rata jumlah penumpang Lebaran tahun lalu mencapai 8.108 orang per hari. Karena itu, pada angkutan Lebaran tahun ini pihaknya memperkirakan kenaikan menjadi 8.343 orang. Diperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 Lebaran atau Rabu (4/12). Sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+7 atau Sabtu (14/12). Adanya peningkatan jumlah penumpang tersebut, PT KAI sudah mengantisipasi dengan mempersiapkan kereta tambahan dan akan dioperasikan pada saat dibutuhkan. Dia mengatakan, kemungkinan kereta tambahan itu adalah gabungan kereta eksekutif dan bisnis dalam satu rangkaian. "Namun perbandingan jumlah kereta antara kelas bisnis dan eksekutif tersebut, tergantung faktor kebutuhan," kata dia. Dikatakan, jumlah tempat duduk yang tersedia untuk KA kelas Argo, Bisnis dan Ekonomi adalah 9.602 tempat duduk. Namun dengan toleransi 20 % untuk kelas bisnis dan 50 % untuk kelas eksekutif, maka kapasitas seluruhnya mencapai 9.602. Angka tersebut masih di atas jumlah perkiraan jumlah penumpang. Namun demikian, menurut dia, penumpang tidak perlu memaksakan diri untuk menggunakan jasa angkutan kereta, jika mengetahui KA sudah penuh. Dia menyarankan agar berpindah pada moda transportasi lain, misalnya bus. Untuk penumpang dari Kota Semarang, pembelian karcis (reservasi) dapat dilakukan di tiga tempat. Masing Kantor Daop IV Tawang, Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol. Tiket juga dapat dipesan di Tegal, Pekalongan, Bojonegoro dan Cepu. Antisipasi Calo PT KAI juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi munculnya calo. Antara lain dengan mengumumkan prosedur pelayanan, 1 orang pemesan maksimal dilayani untuk empat tempat dalam 1 lembar karcis, menghindari penjualan 1 lembar karcis untuk satu orang dan petugas akan mengawasi kemungkinan satu orang mengantre berulang-ulang. Sedangkan untuk mengantisipasi banjir, PT KAI telah melakukan beberapa upaya peninggian rel. Antara lain, Semarang - Jrakah, Jrakah - Mangkang, Semarang - Alastuwo, Tegowanu - Gubug, Sedadi - Karangjati, dan Randu Blatung - Wadu. Antisipasi banjir juga dilakukan dengan pembenahan sejumlah saluran. (G6-71) Kapasitas Angkut KA
| ||||||||||||||||||||||||